Breaking News:

Surat Edaran Terbaru MenPAN RB, Larang PNS ke Luar Negeri

ASN dan keluarga diminta membatasi kegiatan bepergian ke luar negeri dalam rangka berlibur selama masa pandemi Covid-19.

Editor: Alfons Nedabang
TRIBUNNEWS.COM
MenPAN RB Tjahjo Kumolo 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2022 tentang pembatasan bepergian ke luar negeri bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS pada masa pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran itu,  ASN dan keluarga diminta membatasi kegiatan bepergian ke luar negeri dalam rangka berlibur selama masa pandemi Covid-19.

SE itu diterbitkan pada Kamis 13 Januari 2022 dan ditandatangani langsung oleh Tjahjo. Tjahjo menjelaskan, SE itu merupakan pedoman bagi ASN untuk membatasi kegiatan bepergian ke luar negeri dalam rangka mencegah kasus impor Covid-19 baik di lingkungan instansi pemerintahan dan masyarakat luas.

Baca juga: BREAKING NEWS: Gempa Bumi 6,7 SR Guncang Jakarta

"Surat Edaran ini memuat pembatasan kegiatan bepergian ke luar negeri bagi pegawai ASN pada masa pandemi Covid-19," kata Tjahjo.

Terkait pembatasan kegiatan bepergian ke luar negeri, para ASN dan keluarga diminta untuk membatasi kegiatan bepergian ke luar negeri dalam rangka berlibur selama pandemi Covid-19.

Namun, para ASN tetap dapat melaksanakan perjalanan dinas luar negeri dengan beberapa catatan. Pertama, pejabat pembina kepegawaian (PPK) dapat mempertimbangkan pelaksanaan PDLN secara selektif dan memprioritaskan pada kegiatan esensial yang tidak dapat diwakilkan.

Baca juga: Guncangan Gempa Bumi Membuat Pusing Hikari, Begini Pengakuan Jujur Karyawan: Saya Sempat Panik

Kedua, pegawai ASN yang melaksanakan perjalanan dinas luar negeri harus telah memperoleh surat tugas. Surat tugas itupun ditandatangani oleh PPK atau pejabat pimpinan tinggi (PPT) di masing-masing lingkungan instansi.

Ketiga, bagi pegawai ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu untuk melakukan kegiatan bepergian ke luar negeri selain perjalan dinas tetap diperbolehkan. Dengan syarat, harus terlebih dulu mendapatkan izin tertulis dari PPK atau pejabat yang berwenang di lingkungan instansinya.

Keempat, para ASN yang diizinkan ke luar negeri, haruslah mematuhi protokol kesehatan perjalanan luar negeri pada masa pandemi Covid-19 yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19 serta petunjuk perjalanan internasional dari Kemenhub.

Baca juga: Irman Gendong Istri Sambil Tenteng Infus

Termasuk melakukan karantina begitu tiba di Indonesia sebagaimana ditetapkan oleh Satgas Covid-19.

"Surat edaran ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan hasil evaluasi lebih lanjut sesuai status perkembangan Covid-19 di Indonesia," tutup Tjahjo.

Pemerintah juga sudah menyiapkan hukuman disiplin bagi ASN atau PNS yang berlibur ke luar negeri.

"Memberikan hukuman disiplin kepada pegawai ASN yang melanggar hal tersebut sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja," kata Tjahjo.

Baca juga: 78 Persen Warga Binaan di Lapas Waingapu Telah Divaksin 

Pemerintah sendiri sebelumnya sudah berulang kali mengimbau masyarakat untuk tidak pergi ke luar negeri dalam dua pekan mendatang. Hal itu disampaikan guna menekan potensi kasus impor Covid-19 varian Omicron.

Hingga Rabu 12 Januari 2022, tercatat total kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia berjumlah 572 kasus. Penambahan kasus tersebut terdiri dari 33 kasus dari pelaku perjalanan internasional dan 33 orang transmisi lokal. (tribun network/yud/rin/dod)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved