Breaking News:

Liga 1

Pulau Dewata Bali Siap Tampung Limpahan Turis Nonton MotoGP Mandalika, Harga Tiket Rp 15 Juta

Agenda bergengsi MotoGP Mandalika yang akan berlangsung 18-19 Maret mendatang, dipastikan banyak mendatangkan penonton.

Editor: Ferry Ndoen
TRIBUNLOMBOK.COM/SIRTUPILAILI
Warga antusias menonton aksi para pembalap muda IATC di Sirkuit Mandalika, Sabtu 13 Desember 2021 

POS-KUPANG.COM - Agenda bergengsi MotoGP Mandalika yang akan berlangsung 18-19 Maret mendatang, dipastikan banyak mendatangkan penonton.

Jumlah penonton dipastikan 10 kali lipat lebih banyak dari perhelatan World Superbike (WSBk) November lalu.

Oleh karena itu, Wakil Ketua Bidang Budaya, Lingkungan, dan Humas Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya mengatakan, Bali sangat siap menerima limpahan penonton untuk menginap di sini.

Terlebih, beberapa waktu lalu PHRI Pusat mengusulkan Bali dapat membantu permasalahan defisit akomodasi pada ajang MotoGP nanti.

Baca juga: Nasib Pemain Timnas Pasca Karier Redup Usia Muda,Jadi Prajurit TNI, Terlibat Narkoba Ada juga Begal

“Kita siap membantu, kan (penonton) bisa diangkut oleh kapal cruise nanti ke sana, tidak ada masalah. Berapapun (kamar yang diperlukan) kami siap, karena di Bali ini ada banyak hotel. Apalagi tingkat hunian saat ini hanya 30 sampai 40 persen. Maka dari itu kita bulan Maret nanti tidak ada kekurangan kamar,” jelasnya pada Kamis (6/1).

Lebih lanjut ia mengatakan, perhelatan MotoGP Mandalika ini selain berdampak positif bagi NTB, juga memberikan angin segar bagi Bali. Sebab, setelah menyaksikan gelaran MotoGP, hampir bisa dipastikan penonton akan ada yang berlibur ke Bali.

Baca juga: Pelatih Karame FC Prihatin dengan Kondisi Sepak Bola di Manado

Dikatakan Suryawijaya, pada liburan Natal dan Tahun Baru 2021, rata-rata okupansi hotel di Bali mencapai sekitar 60 persen dan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Baca juga: Apakah Raffi Ahmad Sukses Transfer Mesut Oezil ke Indonesia ? Ini Hal Besar yang Terjadi

"Tahun Baru kemarin rata-rata okupansi sekitar 60 persen. Jadi saat ini sudah turun menjadi 30 sampai 40 persen. Dari 60 persen ini didominasi wisdom asal Jakarta,” kata dia.

Nonton Ber-AC

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved