Sabtu, 9 Mei 2026

Pilpres 2024

Survei Terbaru Indikator Politik: Anies Baswedan Cawapres Terfavorit, Bagaimana Prabowo dan Ganjar?

Elektabilitas Prabowo pada bulan November 36,6 persen, sementara bulan ini 35,4 persen. Sementara Ganjar dari 31,3 persen menjadi 31,6 persen.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
ANTARA/SUSYLO ASMALYAH
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menemui para pendemo yang meminta Anies tidak ikut dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 23 Juli 2018. 

Ketika Indikator mengeluarkan tiga nama, yakni Prabowo, Ganjar, dan Anies dari bursa cawapres pilihan responden, karena nama mereka paling banyak dipilih sebagai calon presiden, maka nama Sandiaga menjadi Cawapres yang paling banyak dipilih dengan raihan 25 persen responden.

Posisi kedua adalah Ridwan Kamil sebesar 15,3 persen, AHY 12 persen, Erick Thohir 7,9 persen, Airlangga 7,3 persen, serta beberapa nama lain di bawah 7 persen.

"Ini simulasi 12 nama yang kita anggap potensial. Nama Anies, Ganjar dan Prabowo kita take out. Sandi paling tinggi. Disusul Ridwan Kamil, AHY, Erick dan Airlangga," tutur Burhanuddin.

Terkait pilihan partai politik, hasil survei Indikator Politik Indonesia memperlihatkan hanya delapan partai politik yang berhasil melewati ambang batas parlemen. Elektabilitas tertinggi masih dipegang PDIP dengan 26,4 persen.

Baca juga: Heboh Mulan Jameela Datang ke Acara Mantan Desy Ratnasari, Irwan Mussry, Ini yang Terjadi!

"Simulasi daftar nama dan lambang 18 partai, PDI-P paling banyak didukung dengan perolehan 26,4 persen," kata Burhanuddin.

Setelah PDI-P, dalam hasil survei tersebut muncul partai Gerindra dengan perolehan 11,1 persen pemilih; Golkar 10,4 persen dan Demokrat 8,7 persen.

Sementara untuk PKB, PKS, NasDem dan PPP serta beberapa partai politik lainnya hanya mendapatkan perolehan di bawah 7 persen.

Baca juga: Hanya Dengan Rp 60 Juta Bisa Mendapatkan Mobil Bekas Nissan Grand Livina, Cek Daftar Harganya

"Gerindra 11,1 persen; Golkar 10,4 persen; Demokrat 8,7 persen; PKB 6,8 persen; PKS 5,3 persen; NasDem dan PPP 4,0 persen; PAN 2,5 persen, Perindo 2,0 persen dan partai lain di bawah 1 persen," ucap Burhanuddin.

Dalam trennya, Gerindra mengalami penurunan jumlah pemilih yang signifikan yakni dari 15,2 persen pada November 2021 menjadi 11,1 persen pada Desember 2021. (tribun network/riz/mam/dod)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved