Berita Nasional

Ferdinand Hutahean Segera Diperiksa, Begini Responnya Saat Dikonfirmasi: Banyak Yang Salah Mengerti

Mabes Polri akan segera memeriksa Ferdinand Hutahean yang dilaporkan ke Bareskrim gegara ciutannya yang diduga bernuansa SARA.

Editor: Frans Krowin
witter
Ferdinand Hutahean, Sandiaga Uno, Prabowo Subianto 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Mabes Polri akan segera memeriksa Ferdinand Hutahean yang dilaporkan ke Bareskrim gegara ciutannya yang diduga bernuansa SARA.

Mantan politisi Partai Demokrat itu melontarkan ciutannya dengan menyebut kalimat sensitif sehingga mengundang reaksi publik.

Dia mengaku bahwa dirinya dipanggil untuk diperiksa polisi pada Senin (10/1/2022).

Dengan panggilan tersebut, kata Ferdinand, dirinya akan menjelaskan hal sesungguhnya agar menjadi terang benderang.

Dia mengatakan, telah ada kekeliruan di masyarakat menafsirkan unggahannya tersebut.

"Nanti akan saya jelaskan semua seperti apa. Mudah mudahan akan terang benderang dan ini selesai dengan cara yang baik," jelas Ferdinand.

"Bahwa (cuitan) yang saya lakukan itu bukan perbuatan pidana, bukan kejahatan tetapi salah persepsi dari orang kemudian dianggap sebagai sebuah penistaan," kata Ferdinand Hutahaean saat dikonfirmasi, Sabtu (8/1/2022).

Ferdinand menolak kalau cuitannya yang belakangan telah menyeretnya ke proses hukum itu, sebagai perbuatan pidana.

Ferdinand menyatakan cuitan 'Allahmu Lemah' banyak disalahartikan orang, sehingga membuat kasus ini ditarik sebagai dugaan penistaan agama.

Di sisi lain, ia memastikan tidak akan lari dari pemeriksaan polisi pada Senin 10 Januari 2022 nanti.

ia akan mendatangi Mabes Polri yang akan ditemani oleh sejumlah kuasa hukum.

Baca juga: Ketua KNPI Lapor Ferdinand Hutahean ke Bareskrim Polri, Giliran Denny Siregar Pasang Badan, Ada Apa?

"Tentu sebagai warga negara yang taat hukum, saya akan memenuhi panggilan Polri. Saya akan mengklarifikasi dan menjelaskan kekeliruan yang telah terjadi. Rencananya besok ditemani oleh kuasa hukum saja. Ditemani oleh lawyer saja," pungkas Ferdinand.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri berencana akan memeriksa mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dalam dugaan kasus penyebaran berita bohong alias hoax dan ujaran bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) pada Senin 10 Januari 2022.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Ia menyampaikan pemeriksaan akan berlangsung di Bareskrim Polri.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved