Breaking News:

Berita Pendidikan

Kepala SMPK St. Yoseph Naikoten: Pembelajaran Online Tak Maksimal Menerapkan Pendidikan Karakter

Kepala Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Santo (St.) Yoseph, Naikoten, Romo Amanche Frank Ninu, Pr, mengungkapkan keprihatinannya

POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Kepala SMPK St. Yoseph, Naikoten, Rm. Amanche F. Ninu bersama staf guru dan siswa./SELASA/15/09/2020 Area lampiran 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kepala Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Santo (St.) Yoseph, Naikoten, Romo Amanche Frank Ninu, Pr, mengungkapkan keprihatinannya tentang pendidikan karakter saat ini.

"Pembelajaran online tidak maksimal dalam menerapkan pendidikan karakter. Itu keprihatinan saya" ungkapnya pada Selasa (15/09/2020).

Saat ini, bagi Rm. Amanche, sekolah sudah seperti rumah yang hampir mati.

"Saya harap pemerintah juga sebenarnya harus kreatif untuk mengatur siswa datang ke sekolah meskipun terbatas" katanya.

"Kenapa pasar - pasar dibuka, pusat - pusat perbelanjaan dibuka, transportasi dibuka, pesta - pesta dibuka, orang mati orang bisa berkumpul lalu sekolah tidak buka?" ujarnya bertanya.

Menurut Rm. Amanche, ini adalah proses pembodohan.

"Pendidikan itu yang harus dihidupi terlebih dulu. Artinya semua mesti serentak meskipun terbatas, tapi semua bidang itu harus bergerak karena pendidikan karakter tidak bisa online" jelasnya.

Dikatakan Rm. Amanche, pendidikan karakter butuh perjumpaan langsung karena kemanusiaan itu dibentuk ketika kita berjumpa meskipun terbatas.

Secanggih apapun sistem pembelajaran online tetap saja tidak bisa melakukan pendidikan karakter dan menerapkan cara - cara kreatif untuk membina karakter anak.

"Pendidikan karakter seperti doa, sikap nasionalisme, gotong royong, integritas apalagi kemanusiaan, harus bertemu langsung" ucap Rm. Amabche.

Halaman
12
Penulis: Michaella Uzurasi
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved