Breaking News:

Berita Kota Kupang

Majelis Hakim Tolak Seluruh Eksepsi dari Ibrahim Medah

Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kembali menggelar sidang atas terdakwa Ibrahim Agustinus Medah

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Suasana sidang 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang, pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kembali menggelar sidang atas terdakwa Ibrahim Agustinus Medah.

Sidang dipimpin oleh hakim ketua Derman Parlungguan Nababan didampingi hakim anggota Y. Teddy Windiartono, dan Lizbet Adelina serta dihadiri oleh penuntut umum Herry C. Franklin, Hendrik Tiip serta dihadiri juga oleh kuasa hukum terdakwa Yanto Ekon, Jhon Rihi, dan Benyamin Rafael.

Sedangkan atas terdakwa Iban Medah mengikuti persidang secara virtual dari Rutan Kupang, Kamis 6 Januari 2022.
di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kupang.

Sidang dengan agenda putusan sela yang disampaikan oleh majelis hakim atas terdakwa Ibrahim Agustinus Medah.

Hakim ketua Derman Parlungguan Nababan saat membacakan putusan sela, menyampaikan, setelah mencermati apa yang telah disampaikan oleh eksepsi (pembelaan) penasehat hukum serta replik (tanggapan penuntut umum), majelis hakim memutuskan menolak seluruhnya eksepsi dari penasehat hukum terdakwa.

Selain itu, hakim Nababan, mengatakan apa yang diuraikan kuasa hukum terdakwa dalam eksepsi seluruhnya dikesampingkan dan memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan persidang dengan pemeriksaan saksi-saksi.

Hakim juga menilai terkait dengan eksepsi penasehat hukum yang menyatakan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Kelas 1A berhak untuk mengelar persidangan tersebut.

"Dakwaan penuntut umum jelas yang ditujukan kepada perorangan terhadap terdakwa walaupun Sumral Buru Manoe telah meninggal, merupakan materi pokok perkara," ujarnya.

Untuk diketahui sidang lanjutan atas terdakwa Iban Medah dalam kasus dugaan tindak pidana pidana aset Pemkab Kupang, akan dilanjutkan pada Senin 10 Januari 2022 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan penuntut umum.

Selain itu untuk kasus ini diperkirakan kurang lebih 25 orang saksi yang akan dihadirkan oleh penuntut umum, atas terdakwa Iban Medah yang merupakan mantan Bupati Kupang dua periode tersebut.

Diketahui sidang telah digelar sebanyak empat kali, dimana sidang perdana dengan agenda dakwaan penuntut umum, sidang kedua dengan agenda eksepsi dari penasehat hukum terdakwa, sidang ketiga dengan agenda tanggapan penuntut umum atas eksepsi penasehat hukum terdakwa dan sidang ke empat dengan agenda putusan sela oleh majelis hakim. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved