Breaking News:

Berita Kota Kupang

Sekolah di Kota Kupang Masih Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Sekolah di Kota Kupang masih menerapkan pembelajaran dengan sistem pembelajaran  tatap muka (PTM) terbatas

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami,M.Si 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Sekolah di Kota Kupang masih menerapkan pembelajaran dengan sistem pembelajaran  tatap muka (PTM) terbatas di awal tahun 2022. Kehadiran siswa hanya 50 persen dari kapasitas ruangan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Dikbud Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M. Si, Minggu 2 Januari  2022.
Menurut Dumuliahi, pembelajaran tatap muka di Kota Kupang sudah dilaksanakan sejak tahun lalu ketika SMP dan SD menggelar asesmen nasional berbasis komputer (ANBK).

"Jadi memang sejak tahun lalu sekolah tatap muka mulai dilakukan, namun masih ada pembatasan. Bahkan, ada sekolah yang menerapkan sistem shift," kata Dumuliahi.

Dijelaskan, dalam pertemuan tatap muka terbatas, setelah pelaksanaan ANBK, maka ada sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas dan bertahap.

"Karena itu, di awal tahun 2022 ini, pembelajaran juga masih terbatas atau hanya 50 persen," katanya.

Dikatakan, untuk penerapan pembelajaran tatap muka 100 persen, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang akan menyiapkan sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB)  empat menteri.

SKB empat menteri, yakni Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Ristek dam Menteri Agama.

Karena itu, lanjutnya,  sekolah-sekolah yang akan melakukan tatap muka secara terbatas diharapkan menerapkan protokol kesehatan.

"Sekolah-sekolah yang akan melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka itu harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Protokol kesehatan ini diterapkan mulai saat siswa masuk lingkungan sekolah sampai di dalam ruang kelas," katanya.

Sementara itu dalam SKB empat menteri, Mendikbudristek, Menag, Menkes, dan Mendagri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang diterbitkan akhir Desember 2021 disusun atas masukan berbagai elemen masyarakat ini berisi penyesuaian aturan PTM terbatas yang lebih baik dan lebih rinci dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan warga sekolah sebagai prioritas utama.

Aspek pemantauan dan evaluasi PTM terbatas yang lebih mutakhir juga dituangkan dalam SKB ini, seperti penggunaan teknologi, termasuk dashboard notifikasi kasus yang dapat diakses oleh satuan pendidikan, dan surveilans epidemiologis bagi satuan pendidikan yang sudah melaksanakan PTM terbatas.

PTM terbatas kapasitasnya masih beragam antara 25-50 persen dengan pengaturan hari belajar dan durasi lama belajar per harinya masih sangat terbatas. (*)

Baca Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved