Senin, 13 April 2026

Berita Ende

Uniflor Ende Gelar PKM Budidaya Ubi Nuabosi dan Perkuat Kelompok Tani di Desa Ndetundora II

Mahasiswa Universitas Flores ( Uniflor) Kabupaten Ende Gelar PKM Budidaya Ubi Nuabosi dan Perkuat Kelompok Tani

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Kegiatan PKM Uniflor di Ndetundora II, Kabupaten Ende, Desember 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE - Universitas Flores (Uniflor) di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Ndetundora II, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

Sasaran PKM yang dilaksanakan selama bulan Desember 2021 ini, yakni 'Pelaksanaan Judul Perbaikan Teknis Budidaya Ubi Kayu Varietas Lokal Nuabosi dan Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani di Desa Ndetundora II'.

Pembiayaan kegiatan menggunakan bantuan pendanaan program penelitian kebijakan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka (MBKM) dan Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian dan Purnawarupa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Ditjen Dikristek TA 2021.

Tim PKM diketuai oleh Dr. Laurentius D. Gadi Djou, Ak dan anggotanya antara lain, Wilibrodus Lanamana, Paulinus Seda, Kristo No Yohanes Fowo, Ferdinandus Idang Witi. Keanggotaan PKM ini juga melibatkan lima mahasiswa dari Fakultas Ekonomi, Hukum, Pertanian dan Teknologi Informasi.

Dr. Laurentius D. Gadi Djou, Selasa 28 Desember 2021, menerangkan, Uniflor mendapat kepercayaan dari Kementerian Riset dan Teknologi untuk melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam waktu yang cukup singkat yakni dalam Desember 2021 ini.

Kendati demikian, kesempatan ini disambut antusias oleh Uniflor, apalagi program ini diperuntukkan bagi PTS di Indonesia, yang dinilai memiliki kinerja bagus dalam melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Dia menguraikan, item PKM yang dijalankan, antara lain, pembuatan guludan, pemanfaatan limbah pertanian dan limbah ternak sebagai pupuk kompos dan pupuk Bokasi.

Selanjutnya, pola tanam tumpang sari Ubi Kayu Nuabosi, Kacang Tanah dan Sawi serat pembuatan pupuk organik, pembumbunan dan pemeliharaan. "Lalu ada kegiatan penyuluhan yakni kelembagaan, kewirausahaan dan pemasaran online," kata Laurentius.

Laurentius menegaskan, sasaran dari PKM tersebut, di samping pemberdayaan masyarakat, Uniflor sebagai PTS, membangun konsep atau cara berpikir baru yakni Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka.

"Ini yang diartikan dengan mahasiswa tidak sebatas belajar ilmu pengetahuan di ruang - ruang kelas, tetapi mereka juga bersama dengan masyarakat, bekerja dengan masyarakat dan menyelesaikan berbagai macam persoalan di masyarakat dengan ilmu pengetahuan yang mereka miliki," jelasnya.

Tidak hanya itu, kata Laurentius, dengan MBKM, mahasiswa dituntut untuk belajar ilmu pengetahuan dari Fakultas atau Program Studi lain. "Contoh mahasiswa Fakultas Hukum bisa belajar tentang kewirausahaan, kalau dia berminat," ujar Laurentius.

Sementara itu, untuk konteks perbaikan teknis budidaya Ubi Kayu Nuabosi, Uniflor mendorong adanya peningkatan kualitas dan produksi Ubi Kayu Nuabosi. Uniflor juga dalam PKM itu memberikan para petani alat - alat pertanian, seperti skop, cangkul, parang, mesin pencacah dan sebagainya.(*)

Baca Berita Ende Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved