Final Piala AFF

Coach Timnas Shin Tae-yong Bantah Anak Asuhnya Tampil Kasar Selama Pertandingan vs Singapura

Shin Tae-yong pelatih tim nasional Indonesia menegaskan bahwa skuadnya tidak pernah berlaku kasar di lapangan selama bertanding di Piala AFF 2020 yang

Editor: Ferry Ndoen
Wartakotalive.com/Lusius Genik Lendong
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (11/11/2021 

POS KUPANG.COM -  Shin Tae-yong pelatih tim nasional Indonesia menegaskan bahwa skuadnya tidak pernah berlaku kasar di lapangan selama bertanding di Piala AFF 2020 yang sedang berlangsung di Singapura.

Hal itu terkait dengan hasil statistik pertandingan timnas Indonesia dari penyisihan grup B hingga babak semifinal diajang Piala AFF 2020.

"Para pemain memang saya berikan latihan agar kuat kalau beradu badan dengan lawan. Namun saya juga sama sekali tak senang melihat ada pemain yang cedera karena itu. Kami menghormati semua pemain yang ada di lapangan," ujar Shin dalam konferensi pers virtual setelah pertandingan leg pertama semifinal Piala AFF 2020 melawan Singapura, yang diikuti di Jakarta, Rabu (22/12) malam.

Pelatih asal Korea Selatan itu berkisah, ketika pertama kali tiba di Indonesia, dia melihat para pemain yang ada tidak terbiasa bermain dengan kontak fisik.

Baca juga: Lolos Final Piala AFF Singkirkan Singapura, Shin Tae-yong Benahi Set Piece

Padahal, hal itu penting terutama ketika dihadapkan dalam situasi perebutan bola.

"Kontak fisik itu normal dan memang mesti dilatih agar kemampuan pemain terus berkembang," kata Shin.

Skuad timnas Indonesia akan menghadapi Singapura di laga semifinal yang berlangsung dua leg di National Stadium, Singapura (affsuzukicup.com)
Di Piala AFF 2020, Indonesia untuk sementara menjadi tim dengan jumlah pelanggaran tertinggi yaitu 76 kali, jauh lebih banyak dibandingkan Singapura di urutan kedua yakni 67 kali.

Catatan tekel timnas Indonesia juga yang terbanyak di turnamen yaitu 82 kali, berselisih 14 dengan Singapura di bawahnya.

Bukan cuma itu, Asnawi dkk juga paling rajin mengoleksi kartu kuning yaitu 10 kartu, lebih banyak dua daripada Filipina yang mengantongi delapan kartu kuning.

Adapun situasi itu sejatinya tidak dapat dilepaskan dari gaya permainan Indonesia.

Di Piala AFF 2020, timnas Indonesia kerap menampilkan taktik menekan lawan sejak lini depan dengan tujuan mendapatkan bola secepat mungkin.

Inilah yang membuat adu tubuh tak terhindarkan sehingga beberapa di antaranya berujung pada pemberian kartu kuning oleh wasit.

Tim nasional Indonesia sendiri ditahan imbang Singapura dengan skor 1-1 pada laga leg pertama semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu (22/12/2021) malam.

Berikutnya, Indonesia dan Singapura akan kembali bertarung pada leg kedua semifinal yang juga berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu (25/12/2021).

Timnas Indonesia harus memenangkan laga tersebut untuk lolos ke final. Fase gugur Piala AFF 2020 sendiri tak mengenal keunggulan gol tandang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved