Frans Lebu Raya Meninggal Dunia
Inilah Sosok Frans Lebu Raya di Mata Kader PDI Perjuangan Sikka
Pak Frans akan terus dilanjutkan semua kader termasuk terus menginsipirasi semua warga NTT tentang perjuangan kaum lemah.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Kepergian Frans Lebu Raya, Mantan Ketua DPD PDI Perjuangan NTT dan Gubernur NTT mengisahkan duka yang mendalam bagi kader PDI Perjuangan dan warga NTT.
Pasalnya, sosok Frans sungguh menginspirasi semua kader di NTT.
"Dalam perspektif demokrasi, Pak Frans sangat menghormati perbedaan pendapat dan pandangan politik. Pak Frans selalu mengedepankan musyawarah mufakat dalam memimpin NTT. Ia menunjukkan dirinya sebagai pejuang demokrasi yang justru itu mampu keluar dari rezim otoriter orde baru," kata Stefanus Sumandi, Kader PDI Perjuangan Sikka kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin, 20 Desember 2021 pagi.
Baca juga: Jenazah Frans Lebu Raya Disemayamkan di Rumah Duka Jalan Thamrin, Masyarakat Diperkenankan Melayat
Bendahara PDI Perjuangan Sikka ini mengungkapkan, untuk itu pada awal masa reformasi, kepemimpinan Pak Frans selalu menunjukkan apa yang sudah berhasil diperjuangkan tentang keadilan, kebenaran dan keberpihakan kepada yang miskin dan menderita.
"Marhaen bukan sekadar slogan melainkan jiwa yang hidup dalam sosok Pak Frans. Terus terang kami sungguh berduka," papar Stefanus, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Sikka.
Ia mengaku, perjuangan Pak Frans akan terus dilanjutkan semua kader termasuk terus menginsipirasi semua warga NTT tentang perjuangan kaum lemah.
Ia mengatakan, sosok Pak Frans sungguh mengisahkan kenangan bagi warga NTT khusus kader partai.
"Maka itu, sosok Pak Frans sungguh membuat warga terpikat dan berdukacita yang mendalam," paparnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/frans-di-halaman-rumah-pribadi.jpg)