Timor Leste
Ingrid Bucens, Istri Max Stahl, Sampaikan Terima Kasih atas Cinta yang Mereka Terima di Timor Leste
Ingrid Bucens, istri dari Jurnalis Inggris dan Pembuat Film 'Max Stahl' berterima kasih atas cinta dan sambutan hangat yang mereka terima di TL.
Ingrid Bucens, Istri Max Stahl, Sampaikan Terima Kasih atas Cinta yang Mereka Terima di Timor Leste
POS-KUPANG.COM, DILI - Ingrid Bucens, istri dari Jurnalis Inggris dan Pembuat Film 'Max Stahl' berterima kasih atas cinta dan sambutan hangat yang mereka terima di Timor Leste.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua orang yang telah terlibat dalam penyelenggaraan peringatan, kemarin, hari ini, dan besok,” kata Bucens sambil berlinang air mata mengucapkan terima kasih kepada rakyat Timor atas cinta yang mereka terima di Timor Leste.
Bucens juga mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara, para veteran, panitia 12 November, pemerintah, Ramos Horta, masyarakat CAMSTL, dan semua individu atas terselenggaranya seluruh upacara pengasingan abu Max di Timor Leste.
“Terima kasih kepada Timor Leste dan rakyat Timor Leste karena telah memberikan Timor Leste kepada Max dan ini adalah rumahnya,” katanya.
“Kami sangat berterima kasih atas fakta bahwa pengumuman telah dibuat; izin telah diberikan agar abu Max dimakamkan di Pemakaman Santa Cruz.”
Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk diakui sebagai warga negara Timor Leste karena merupakan suatu kehormatan bagi Max, katanya.
Max Stahl diberikan kewarganegaraan Timor Leste pada tahun 2009, untuk menghormati kontribusinya yang signifikan terhadap kemerdekaan negara.
Pada tahun 1991 Max Stahl tiba di Timor Timur (sekarang Timor Leste) di mana dia tinggal dan mendokumentasikan salah satu momen paling dramatis di negara itu: pembantaian di pemakaman Santa Cruz, di Dili.
Gambar-gambar pembantaian itu tersebar ke seluruh dunia dan mengubah sejarah bangsa selamanya.
Pada tahun 2019 ia menerima Kalung Ordo Timor Leste, dekorasi nasional tertinggi.
Max Stahl lahir pada 6 Desember 1954 di Inggris. Dia adalah seorang jurnalis dan koresponden perang, yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di Timor Leste, setelah pembantaian Santa Cruz, pada tahun 1991.
Max Stahl, ayah empat anak, meninggal pada Rabu 28 Oktober 2021 di Brisbane dikelilingi oleh istrinya, Ingrid Bucens, dan keluarga setelah berjuang melawan kanker sejak 2012.
Abu 'Max Stahl' tiba di Timor Leste, ditemani istrinya Ingrid Bucens dan anak-anak dari Australia, dalam penerbangan Qantas, di Bandara Internasional Nicolau Lobato, pada Rabu 15 Desember 2021 sekitar pukul 11:45 waktu setempat.
Penyembunyian abu Max Stahl berlangsung pada Jumat 17 Desember 2021 di pemakaman Santa Cruz di mana wartawan mengumpulkan gambar-gambar tragis dan rekaman pembantaian yang mengalihkan perhatian internasional pada perjuangan orang Timor Leste melawan pendudukan Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ingrid-bucens_01.jpg)