Berita Viral
Sumpah Ahok Tahun 2017 Sebelum Masuk Penjara Kembali Viral, Ini Isinya
Tapi ini terkait pernyataan yang dulu ia pernah katakan saat terjerat kasus penodaan agama 2017 lalu.
POS-KUPANG.COM – Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih sangat populer.
Nama mantan Gubernur DKI Jakarta yang kini menjabat Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali viral.
Bukan karena gebrakan ataupun hal-hal yang menyangkut Pertamina.
Tapi ini terkait pernyataan yang dulu ia pernah katakan saat terjerat kasus penodaan agama 2017 lalu.
Baca juga: Cerai dari Ahok BTP, Begini Cara Veronica Tan Bertahan Hidup, Jualan Daging hingga Jualan Abon
Pernyataan Ahok kala itu menjadi viral kembali saat ini.
Banyak warganet atau netizen yang menyoroti kembali pengakuan atau ucapan lama Ahok saat di sidang kasus penodaan agama.
Kali ini terkait ucapan Ahok di persidangan tiga tahun silam sebelum dirinya masuk penjara karena kasus penistaan agama.
Selengkapnya di sini:
"Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih."
Itulah ucapan penutup Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tahun 2017 silam.
Pernyataan terakhir sebelum mendekam di Mako Brimob yang ia ucapkan di persidangan tahun 2017 lalu kembali viral di media sosial..
Hal ini dihubungkan dengan pernyataan resmi pemerintahan Jokowi melarang aktivitas Front Pembela Islam di wilayah hukum NKRI.
Baca juga: Ahok Sebut Sosok Ini Minta Dirinya Balikan dengan Mantan Istri, Veronica Tan
Dikutip dari kompas.com, pernyataan keras Ahok tak hanya ditujukan kepada Pemimpin FPI Rizieq Shihab tapi juga ditujukan kepada Ketua MUI saat itu, KH Maruf Amin.
Kala itu Habib Rizieq Shihab dan KH Maruf Amin menjadi saksi di persidangan kasus dugaan penistaan agama yang mendudukkan Suami Puput Nastiti Devi itu di kursi pesakitan.
Saat itu, Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok keberatan dengan sejumlah kesaksian Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin.