Breaking News:

Berita Maumere

Paket Proyek Pinjaman Daerah Mulai Dikerjakan, Bupati Sikka: Tidak Boleh Ada Kerugian Negara

Paket proyek dana pinjaman daerah di Kabupaten Sikka sebesar Rp 216 miliar mulai dikerjakan.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Gordy Donofan
Pos Kupang.Com/Aris Ninu
Penandatanganan paket pinjaman Rp 216 M di Aula SCC Maumere, Sikka, Jumat 17 Desember 2021. 

POS-KUPANG | MAUMERE - Paket proyek yang bersumber dari dana pinjaman daerah di Kabupaten Sikka sebesar Rp 216 miliar mulai dikerjakan.

Proses pengerjaan proyek yang bersumber dari dana pinjaman ini diawali penandatanganan kontrak dengan penyedia jasa yang akan mengerjakan paket proyek.

Proses penandatanganan ini berlangsung di Aula SCC Maumere, Kamis, 16 Desember 2021 pagi hingga siang disaksikan Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga dan Kajari Sikka, Dr. Fahmi, S.H, M.H.

Pada kesempatan itu, semua kontrak pengerjaan proyek bina marga di Dinas PUPR Sikka dilakukan penandatanganan oleh Kadis PUPR Sikka, Ir. Tommy Lameng dan kontaktor pelaksana.

Ada 10 perwakilan penyedia jasa menandatangani kontrak kerja yakni Direktur CV Enam Bersaudara, Petrus Mikael Bura Moi yang mengerjakan paket pekerjaan peningkatan jalan Key-Riit senilai Rp 7,5 miliar lebih, Direktur CV Indah Karya, Gaudensius Solango yang mengerjakan paket peningkatan jalan Wolofeo-Woloara senilai Rp 2,5 miliar, Direktur CV Salvator, Sinta Widia Astuti yang mengerjakan paket peningkatan  ruas jalan  Talibura-Napungmali senilai Rp 909.836.000.

Direktur CV Wairterang Jaya Abadi, Magnus Dionisius Kondi yang mengerjakan paket pembangunan Jalan Bistio-Nuaria senilai Rp758.023.000, Direktur CV Sahabat Emas Abadi, Paskalis Ricky Muliono yang mengerjakan paket peningkatan jalan  Bola-Hale senilai Rp 10,4 miliar lebih.

Diretur CV Triofa Perkasa Sejati, Maria A.S. Inviolata  yang mengerjakan proyek peningkatan jalan Waiara-Lakakotat senilai Rp 2,8 miliar lebih, Direktur CV Adijaya, Indra Hartanto yang mengerjakan proyek peningkatan jalan Namangkewa-Baomekot senilai Rp5,8 miliar lebih.

Direktur CV Saba Consult, Dite Ikandono, ST yang mengerjakan paket proyek pengawasan jalan Paket 3 senilai Rp 584 juta, Direktur CV Hasta Perkasa Engineering, Joksan Tabun yang mengerjakan paket pengawasan jalan paket 4 senilai Rp283 juta lebih, dan Direktur PT Dipa Mitra Konsultan, Irwan Ardana yang mengerjakan paket proyek pengawasan jalan paket 5 senilai Rp162 juta.

Asisten II Setda Sikka, Fred Djen dalam laporannya menjelaskan, dana PEN untuk Kabupaten Sikka sebesar Rp 216 miliar yang dialokasikan untuk pengerjaan pelbagai fasilitas kesehatan, sarana air dan jalan dengan total proyek sebanyak 159 paket.

Rinciannya yaiut Dinas Kesehatan ada 18 paket dengan total anggaran RpRp39,5 miliar dan Dinas PUPR sebanyak 141 paket dengan total anggaran Rp 176,6 miliar lebih.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved