Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pemkot Kupang Keluarkan Edaran PPKM Level 2, Ini Aturan Wajib Dipatuhi Masyarakat, WFO 50 Persen

Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengeluhkan surat edaran penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. PPKM Level 2 ini akan

Editor: Ferry Ndoen
foto: Dok. Prokompim
foto: Dok. Prokompim/ Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore 

Pemkot Kupang Keluarkan Edaran PPKM Level 2

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengeluhkan surat edaran penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. PPKM Level 2 ini akan berlangsung hingga 23 Desember 2021.

Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore yang dikonfirmasi Sabtu 11 Desember 2021 mengatakan, pelaksanaan PPKM Level 2 itu menindaklanjuti instruksi Mendagri No 65 /2021 tentang PPKM Level 4,3,2 dan 1 serta mengoptimalkan Posko penanganan Covid-19 di desa/kelurahan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19, bagi wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi,Maluku dan Papua.

"Kota Kupang ditetapkan sebagai wilayah yang menerapkan PPKM Level  2 pada 23 November-6 Desember 2021. PPKM yang dilakukan saat ini akan berlangsung sampai 23 Desember 2021," kata Jefri.

Dijelaskan, dalam PPKM Level 2 ada beberapa kriteria yang harus dilakukan, yakni untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah zona kuning dan hijau dilakukan secara pedoman teknis dari Kemendikbud, Riset dan Teknologi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Sementara di wilayah zona orange, dilakukan tatap muka terbatas atau pembelajaran jarak jauh dan zona merah dilakukan pembelajaran jarak jauh.

Lebih lanjut dikatakan, untuk kegiatan perkantoran, tempat kerja pemerintah dan swasta, untuk zona hijau dan kuning dilakukan pembatasan dengan Work From Home (WFH) 50 persen dan Work From Office (WFO) 50 persen.

Dalam surat edaran tersebut dinyatakan, untuk wilayah zona merah dan orange , WFH 75 persen dan WFO 25 persen.
Sedangkan pelaksanaan kegiatan di sektor esensial dilakukan 100 persen dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Begitu juga dengan pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen, outlet dan sebagainya tetap diizinkan beroperasi dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Pelaksanaan makan minum di tempat umum juga dibatasi. Pelaksanaan kegiatan di pusat perbelanjaan, perdagangan, untuk zona hijau sampai pukul 21.00 wita dengan pengunjung 75 persen, Zona kuning, aktivitas perdagangan dibatasi hingga pukul 20.00 wita. Sementara wilayah zona orange dan merah hanya sampai pukul 17.00 wita, begitu juga dengan kegiatan di bioskop pun dibatasi.

Pelaksanaan konstruksi diizinkan 100 persen.

Untuk kegiatan peribadatan, di zona hijau 75 persen, zona kuning 50 persen. Sedangkan wilayah zona orange dan zona merah dengan kapasitas 25 persen.
Pemerintah Kota Kupang juga mengatur kegiatan resepsi pernikahan, hajatan dibatasi hingga pukul 21 .00 wita. *)

Berita Kota Kupang Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved