Rabu, 13 Mei 2026

Berita Pemprov NTT

34 Sekolah Bertarung Dihari Terakhir English Speech Competition

kompetisi mereka tahu bahwa didalam dirinya ada talenta lain yang lebih bagus sehingga dari situ mereka bisa

Tayang:
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Host Any Toda   

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- English Speech Competition yang diselenggarakan Pos Kupang dan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pos Kupang dan NTT telah selesai dilaksanakan. 

Hasil perlombaan akan diumumkan pada tanggal 20 mendatang dalam upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi NTT ke 63. 

Dihari terakhir, sebanyak 34 sekolah bertanding menunjukkan kebolehan dalam berpidato. Para peserta tampak santai menampilkan kebolehan mereka. 

Ketua Panitia Lomba, Kristanto Bisilisin mengatakan, even ini sebagai bentuk partisipasi Pos Kupang dalam memeriahkan HUT Pos Kupang dan HUT provinsi NTT, dengan tujuan agar mendorong siswa sadar pariwisata, mendukung pemerintah provinsi mengembangkan program berhasa Inggris setiap hari Rabu dan meningkatkan kapasitas berbahasa Inggris ditingkat pelajar.

"Walaupun kami mengalami beberapa kendala seperti jaringan, listrik namun panitia bersyukur karena kegiatan berjalan dengan baik sampai selesai," kata Tanto.

Baca juga: Pemprov NTT Tetap Ikuti Aturan Pemerintah Soal PPKM Jelang Nataru

"Ucapan terimakasih untuk sponsorship dewan juri yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, juga buat para guru, peserta didik yang ikut berpartisipasi, semoga para peserta semakin sukses dan trus belajar dan terus mempromosikan pariwisata NTT. Kami juga mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan," lanjutnya. 

Pembina peserta dari SMAK Fides Quaerens Intellectum, Leonardus Nana mengatakan, kegiatan ini adalah kesempatan untuk anak belajar karena dengan kompetisi mereka tahu bahwa didalam dirinya ada talenta lain yang lebih bagus sehingga dari situ mereka bisa mempersiapkan diri.

Leo mengungkapkan, menurut pengamatannya peserta sendiri cukup bagus namun persiapan untuk mengikuti lomba tidak optimal karena bertepatan dengan ujian semester.

Baca juga: Pemprov NTT Tetap Ikuti Aturan Pemerintah Soal PPKM Jelang Nataru

"Harapan kita soal menang atau tidak itu bukan prioritas. Yang kita harapkan adalah anak bisa belajar," kata Leo.

Kepala sekolah SMA Negeri Weluli, Maria Fatima Berek mengatakan, dengan keterbatasan yang dimiliki, pihaknya tetap mendorong peserta untuk tetap mengikuti perlombaan ini meskipun awalnya sang murid merasa kurang percaya diri. 

"Dengan keterbatasan yang kami miliki dan dengan waktu yang ada tapi tetap kita minta dia untuk mengikuti kegiatan ini karena di sini juga banyak kegiatan juga bertepatan dengan ujian jadi curi - curi waktu pokoknya pas habis jam pelajaran latihan sedikit terus sore juga lewat video call rekam dia punya suara seperti itu dengan keterbatasan yang kami miliki," ujar Fat. 

"Kalah menang tidak apa - apa intinya kamu masuk dulu. Ini anak kan takut sekali - ini saya bersaing dengan orang - orang dari sekolah ternama - tidak perlu rasa pesimis seperti Itu tetap berjuang tetap belajar. Apapun yang engkau raih kami guru - guru tetap memberikan support kepada kamu," ceritanya.(*)

Berita Pemrov NTT Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved