Breaking News:

Berita Sumba Timur

Polisi Amankan Ratusan Liter Miras di Pelabuhan Nusantara Waingapu

Aparat Kepolisian dari Polsek Waingapu Kota Polres Sumba Timur berhasil mengamankan ratusan liter minuman keras jenis moke

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Sebanyak 31 jerigen miras jenis moke yang diamankan di Polsek Waingapu Kota dipajang di Mapolsek sebelum disimpan untuk dimusnahkan, Selasa 30 November 2021 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Aparat Kepolisian dari Polsek Waingapu Kota Polres Sumba Timur berhasil mengamankan ratusan liter minuman keras jenis moke di pelabuhan Nusantara Waingapu, Kabupaten Sumba Timur

Minuman keras tersebut ditangkap oleh pihak kepolisian saat operasi yang dilakukan aparat Polisi Polsek Waingapu Kota dan KPPP Laut Polres Sumba Timur saat kedatangan KMP Ferry Lakaan dari Aimere Kabupaten Ngada, pada Selasa 30 November 2021 sore. 

Sebanyak 28 jerigen jumbo ukuran 35 liter yang berisi miras diamankan dari atas Carry warna hitam dengan nomor EA 8226 TZ saat operasi di pintu keluar Pos KP3 Laut Polres Sumba Timur. Mobil tersebut dikemudikan Fransiskus Oa (51), warga Warupele, Aimere Kabupaten Nagekeo. 

Sementara itu, dilakukan pengembangan dengan razia di atas KMP Ferry Lakaan. Dalam razia tersebut, diamankan sebanyak 3 jerigen jumbo di atas KMP Ferry Lakaan yang berlabuh. 

Razia yang dipimpin Kapolsek Waingapu Kota Ipda Syamsudin Noor itu mulai dilakukan pukul 17.00 Wita. Ipda Syamsudin didampingi Supervisi ASDP Waingapu, Abang Mustafa dan jajaran. 

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Waingapu Kota, Ipda Syamsudin Noor mengatakan pihaknya rutin menggelar operasi (razia) minuman keras yang masuk ke wilayah Waingapu, Kabupaten Sumba Timur. Razia yang dilakukan saat itu merupakan persiapan operasi penyakit masyarakat di Sumba Timur. 

"Kita dapat sebanyak 31 jumbo ukuran 35 liter. Ini menjadi temuan kita menjelang operasi Pekat," ujar Ipda Syamsudin. 

Ia mengaku, jumlah miras itu dimiliki lebih dari satu orang. Pihaknya akan melakukan pemusnahan saat operasi pekat pada Desember 2021. (*) 

Baca Berita Sumba Timur Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved