Breaking News:

Liga 2

Perserang vs RANS Cilegon FC Wasit Liga 2 Sahkan Gol Offside

Wasit di pertandingan Perserang Serang melawan RANS Cilegon FC di Liga 2 musim 2021 dilaporkan ke PSSI.

Editor: Ferry Ndoen
Instagram @pengamatsepakbola
Perserang Resmi Laporkan Wasit Kontroversial di Laga kontra RANS Cilegon FC 

POS KUPANG.COM -  - Wasit di pertandingan Perserang Serang melawan RANS Cilegon FC di Liga 2 musim 2021 dilaporkan ke PSSI.

Manajemen Perserang melaporkan wasit karena diduga telah melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan.

Di pertandingan itu, Perserang menderita kekalahan 1-2 atas RANS Cilegon FC di Lapangan Madya, Komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, pada Selasa (16/11/2021).

Wasit dituding sebagai biang keladi kekalahan klub berjuluk Laskar Singandaru itu karena mengesahkan gol yang dinilai offside.

Baca juga: Coach Rahmad Darmawan Jaga Asa Menuju 8 Besar Liga 2 2021,Petik Kemenangan Bersama RANS Cilegon FC

Surat laporan Perserang ditunjukkan ke Ketua Umum PSSI, Muhammad Iriawan Cq Komisi Wasit, atas dugaan kecurangan saat laga Perserang vs RANS Cilegon FC pada Selasa (16/11/2021)

Surat dengan perihal pengajuan protes perangkat pertandingan itu dikirimkan pada 17 November 2021 dengan ditandatangani manajer Perserang, babay Karnawi.

Perserang menyampaikan kekecewaannya kepada perangkat pertandingan, terutama kepada wasit bernama Kasman asal Sulawesi Selatan dan Sujiwo, asisten wasit 1 dari Jawa tengah.

Kedua wasit itu mengesahkan gol yang sempat mendapatkan protes dari para pemain Perserang.

Baca juga: Ini Daftar Nama Pemain Persija Jakarta vs Bali United, Adu Tajam Striker Macan Haus Gol vs Tridatu

“Kami melihat tayangan langsung maupun tayangan ulang yang disiarkan salah satu TV nasional, kejadian gol tersebut seharusnya tidak disahkan perangkat pertandingan karena posisi pemain RANS Cilegon sudah dalam posisi offside,”

“Atas kejadian ini, kami atas nama Manajemen Perserang menuntut agar para perangkat pertandingan yang bertugas pada pertandingan Perserang vs RANS Cilegon FC untuk dievaluasi dan diberikan sanksi untuk tidak dapat bertugas kembali pada kompetisi Liga Indonesia, baik Liga 1 maupun Liga 2,” bunyi surat itu.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved