Berita Belu
47 Warga Belu Meninggal Terserang Covid-19
testing dan hasil testing kemarin tidak ada orang yang terkonfirmasi positif dari 13 orang yang dilakukan test rapid antigen
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS KUPANG. COM, Teni Jenahas
POS KUPANG. COM, ATAMBUA--Sampai dengan keadaan Minggu 21 November 2021, jumlah orang yang meninggal akibat terserang Covid-19 di Kabupaten Belu sebanyak 47 orang dari 1.809 orang yang terkonfirmasi positif.
Sedangkan 1.751 orang dinyatakan sembuh.
Virus mematikan ini belum saja berlalu dari negeri ini termasuk di Kabupaten Belu. Data orang yang terkonfirmasi positif dan belum dinyatakan sembuh masih 11 orang.
Rincian, satu pasien dirawat di RSUD Atambua, tujuh orang karantina terpusat dan tiga orang isolasi mandiri.
Baca juga: Bawaslu Belu Terima Masukan dari Mahasiswa, Pemuda dan Pemerintah
Demikian data Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Belu yang dirilis Minggu 21 November 2021.
Data ini merupakan hasil update monitoring dari Dinas Kesehatan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satuan Polisi Pamong Praja, 17 Puskesmas dan 4 Rumah Sakit di Kabupaten Belu yang masuk ke Sekretariat Satuan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Belu, sampai Minggu, 21 November 2021 pukul 18:00 WITA.
Dilaporkan jumlah kasus aktif sebanyak 11,dirawat satu orang, karantina terpusat tiga dan isolasi mandiri tujuh. Pasien dirawat di RSUD Atambua.
Petugas kesehatan terus melakukan testing dan hasil testing kemarin tidak ada orang yang terkonfirmasi positif dari 13 orang yang dilakukan test rapid antigen.
Baca juga: Bawaslu Kabupaten Belu Terima Masukan Mahasiswa dan Pemuda
Selain laporan perkembangan kasus, Satgas juga melaporkan perkembangan vaksinasi dosis satu sudah mencapai 59,6 persen, dosis dua 34,3 persen, dosis tiga 0,5 persen.
Sebanyak 95.220 orang sudah menerima vaksin dosis pertama, dosis kedua 54.715 orang dan dosis ketiga 829 orang.
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD terus menghimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan yaitu, menjaga jarak, memakai masker secara benar, mencuci tangan di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Bupati juga menghimbau masyarakat yang mengalami gejala sakit segera diperiksa di fasilitas kesehatan. Pemerintah sudah memberlakukan pengobatan gratis bagi penduduk Kabupaten Belu terhitung 1 Agustus 2021.
Kepada pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri diminta untuk disiplin menjalankannya. Pemerintah siap membantu pasien isoman dalam melakukan perawatan.
Baca juga: Bawaslu Belu Terima Masukan Dari Mahasiswa dan Pemuda
Berkaitan dengan vaksin remaja, Bupati Belu menyampaikan, pemerintah terus menggenjot vaksin di sekolah-sekolah.
Target ini juga dalam rangka mendukung pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/realisasi-vaksin-covid-19-di-belu-576-persen.jpg)