Berita Sumba Barat
Terseret Arus Air Selokan, Bocah di Sumba Barat Meninggal Dunia,Begini Kronologinya
Seorang anak berusia 2 tahun di Kelurahan Wailiang Kabupaten Sumba Barat NTT ditemukan meninggal dunia. Korb
Penulis: Petrus Piter | Editor: Ferry Ndoen
Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM | KUPANG- Seorang anak berusia 2 tahun di Kelurahan Wailiang Kabupaten Sumba Barat NTT ditemukan meninggal dunia. Korban ditemukan Tim SAR gabungan.
Kejadian itu terjadi pada Jumat 19 November 2021 kemarin. Korban diketahui bernama Klowin berjenis kelamin perempuan dan beralamat di Jl. Selekta Kelurahan Wailiang, Sumba Barat.
Salah seorang Anggota Polres Sumba Timur melaporkan kejadian itu pada Jumat kemarin sekira pukul 21.00 WITA.
Laporan itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang diteruskan ke Kasi Operasi dan Siaga, dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata kejadian itu benar adanya.
Baca juga: Pasca Ditaklukan PSIM Jogja, IG Persis Solo Sempat Tidur Sehari : Perlu Cooling Down Sejenak
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang EMI Frizer, S.E.,M.M Melalui Kasi Operasi Dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Saidar Rahmanjaya, S H.M.A.P memerintahkan satu Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Waingapu berjumlah 7 orang rang dengan menggunakan 1 unit Rescue D-max dilengkapi palsar air dan palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian guna melaksanakan Operasi SAR.
"Pukul 01.00 Wita, Tim Rescue tiba di LKK dan langsung berkoordinasi dengan BPBD Sumba Barat dan Keluarga Korban dilanjutkan dengan penyisiran di sekitar LKK oleh Tim SAR Gabungan. Hingga pukul 03.00 Wita, hasil pencarian sementara masih nihil dan akan dilanjutkan besok pagi Sabtu hari ini," kata Emi Frizer kepada wartawan Sabtu 20 November 2021.
Pencarian pada Sabtu 20 November 2021 sejak pukul 07.15 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan Korban kurang lebih 1,30 KM dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.
"Unsur SAR yang terlibat diantarannya Pos Pencarian dan Pertolongan Waingapu, Bupati Sumba Barat, Polres Sumba Barat, Kodim 1614 Sumba Barat, BPBD Kab. Sumba Barat, Keluarga korban dan Masyarakat setempat. Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR selesai," tambahnya.
Emi Frizer menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua unsur tim yang telah terlibat dalam operasi kali ini. Dengan ditemukan korban, tim dikembalikan ke satuan masing-masing. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/cri-bayi-tereret-banjir.jpg)