Berita Internasional
Senjata Rahasia Super Canggih Milik China Ini Bakal Mengelilingi Dunia, Amerika Ketar-Ketir
Terkuaknya tes ini datang di tengah menguatnya ketegangan atas Taiwan saat China mencari cara memperluas kemampuan persenjataan mereka.
POS-KUPANG,COM- Pengujian rudal hipersonik China di akhir musim panas telah "menyebar ke seluruh dunia," ujar jenderal paling senior kedua di Amerika Serikat dalam sebuah wawancara yang dirilis Selasa lalu.
Pernyataannya menjadi rincian baru dalam tes dan peringatan jika China suatu hari bisa meluncurkan serangan mengejutkan ke AS.
"Mereka meluncurkan rudal jangka panjang," ujar Jenderal John Hyten, wakil ketua Kepala Staf Gabungan kepada CBS News dikutip dari CNN.
"Rudal akan mengelilingi dunia, menjatuhkan beberapa kendaraan luncur hipersonik yang meluncur kembali ke China, yang memberi dampak pada target di China."
Baca juga: Konflik di Laut China Selatan, Filipina Kutuk Keras Manuver Tiga Kapal Penjaga Pantai China
Ketika ditanya apakah rudal menyasar targetnya, Hyten mengatakan, "hampir mengenai."
Hyten, yang sebelumnya menyebut kecepatan di mana militer China sedang mengembangkan sebagai "hal menakjubkan," memperingatkan jika suatu hari mereka bisa memiliki kemampuan untuk meluncurkan serangan nuklir mendadak ke AS.
"Mengapa mereka sedang membangun segala kemampuan ini?" tanya Hyten.
"Senjata-senjatanya tampak seperti senjata yang dipakai pertama kali. Itulah apa menurutku senjata-senjata itu."
Baca juga: Laut China Selatan Kembali Tegang, Filipina Kecam dan Kutuk Manuver Tiga Kapal Penjaga Pantai China
Terkuaknya tes ini datang di tengah menguatnya ketegangan atas Taiwan saat China mencari cara memperluas kemampuan persenjataan mereka.
Departemen Pertahanan AS, Pentagon, memperingatkan dalam sebuah laporan yang dirilis awal bulan ini jika China sedang gencarnya menambah senjata nuklirnya dan mungkin memiliki 1000 hulu ledak nuklir di akhir dekade.
AS saat ini memiliki sebanyak 3.750 hulu ledak nuklir sebagai cadangan mereka, menurut data terbaru dari Departemen Dalam Negeri.
Tentu saja angka hulu ledak nuklir AS tersebut membuat angka jumlah hulu ledak nuklir China menciut.
Baca juga: China Gunakan Lawfare: Kebijakan Maritim Baru, yang Memicu Ketegangan di Laut China Selatan
China sendiri telah menampik jika mereka menguji senjata hipersonik.
Oktober lalu, Financial Times melaporkan mengenai tes kendaraan seluncur hipersonik China yang diluncurkan dari sebuah roket di orbit Bumi yang rendah yang dapat secara teoritis mampu menghapus sistem pertahanan rudal As.
Kecepatan dengan apa yang dikembangkan China membuat para pejabat keamanan nasional AS terkejut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/xi-jinping_052.jpg)