Berita Sikka
Yulius Anwar Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Dinas Perkebunan Likonggete Sikka
para saksi menemukan korban tergantung di ranting pohon asam dengan ketinggian sekira 2,40 meter dan sudah dalam keadaan meninggal
Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Kasus bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Sikka. Pada Sabtu, 13 November 2021, sekira pukul 09.00 wita di kebun milik Dinas Perkebunan tepatnya di Dusun Likonggete, Desa, Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.
Warga yang ditemukan tak bernyawa lagi sesuai identifikaai aparat Pospol Talibura dan Polsek Waigete bernama Yulius Beni Anwar.
Yulius berusia 32 tahun dan tingggal Likonggete, Dusun Nangahale, Kecamatan Talibura dan berprofesi sebagai petani.
Saksi-saksi yang mengetahui tewasnya Yulius ada empat warga yakni Bernadus Baduk, Rovinus Abdon, Yohanes Jeng dan Wilhelmus Wadon.
Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kasie Humas, Iptu Margono kepada wartawan di Maumere, Sabtu, 13 November 2021 sore menjelaskan, sesuai keterangan saksi kepada polisi terungkap, Jumat tanggal 12 November 2021, sekira pukul 16.30 wita korban meninggalkan rumah tanpa pamit.
Baca juga: BPBD Sikka Imbau Warga Waspada Cuaca Extrim Tiga Hari
Sejak tinggal rumah korban tidak pulang kemudian mama dari korban memberitahu saksi Rovinus Abdon lalu Abdon menyampaikan kepada saksi
Bernadus Baduk, Yohanes Jeng dan Wilhelmus Wadon serta dan keluarga sekira pukul 20.00 wita pergi mencari korban.
"Namun korban pencarian tidak berhasil tidak berhasil. Kemudian pada Sabtu tanggal 13 November 2021 sekira pukul 08.00 wita, saksi Bernadus Baduk, Rovinus Abdon, Yohanes Jeng dan Wilhelmus Wadon bersama dengan keluarga melanjutkan pencarian di sekitar TKP dan sekira pukul 09.00 wita , para saksi menemukan korban tergantung di ranting pohon asam dengan ketinggian sekira 2,40 meter dan sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Margono.
Atas kejadian tersebut, paparnya, para saksi melaporkannya ke Pos Pol Talibura dan selanjutnya Kapospol Talibura menginformasikan kejadian tersebut kepada Kapolsek Waigete .
"Olah TKP telah dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Sikka yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Waigete dan Paur Identifikasi Polres Sikka. Dokter Puskesmas Watubaing pun telah melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban.Korban selama ini menderita gangguan jiwa," ungkapnya.
Baca juga: Januari Sampai November 2021, Ada 6 Kasus Pembunuhan di Wilayah Kabupaten Sikka
Saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka, di Likongete, Desa Nangahale.
Keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap korban dan keluarga menerim kejadian tersebut sebagai musibah dan keluarga korban telah membuat Surat pernyataan penolakan autopsi
"Menurut keterangan dokter pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan dan kejadian tersebut murni gantung diri," tutur Margono.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mobil-tabrak-pohon-jati-2-warga-sikka-meninggal-dunia.jpg)