Jumat, 17 April 2026

Puasa Senin Kamis

Puasa Sunnah Hari Kamis, Ini Keutamaan Puasa Senin Kamis dan Manfaat Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis rutin dikerjakan Rasulullah SAW, dan memiliki banyak keutamaan dan manfaat untuk kesehatan.

Editor: Gordy Donofan
Tribunnews.com
Jalankan Puasa Senin Kamis, keberkahan akan menantimu. Begini kata Ustaz Abdul Somad tentang puasa senin kamis 

POS-KUPANG.COM - Jangan lupa mengerjakan ibadah puasa Senin Kamis. Berikut ini adalah niat puasa Hari Kamis 11 November 2021, hari ini.

Ibadah Puasa Senin Kamis merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dikerjakan umat Islam.

Puasa Senin Kamis rutin dikerjakan Rasulullah SAW, dan memiliki banyak keutamaan dan manfaat untuk kesehatan.

Bila masih pagi dan lupa niat di malam hari alias tak bersahur, tak masalah tetap melaksanakan puasa Senin Kamis.

Begini penjelasan Ustadz Abdul Somad (UAS) jika lupa membaca niat Puasa Senin Kamis.

Terlupa membaca niat puasa Senin Kamis bisa saja terjadi lantaran tak sempat bersahur.

Bagi yang mengalami hal seperti itu, tak usah khawatir untuk tetap melaksanakan puasa Senin Kamis.

Menurut Madzhab Syafi'i boleh atau sah hukumnya membaca niat puasa senin kamis atau puasa sunnah lainnya setelah waktu subuh.

Selama tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa, sejak waktu subuh.

Seperti makan, minum, merokok, berhubungan suami istri, muntah dengan sengaja, haid/nifas, memasukkan benda ke dalam tubuh secara sengaja, mengeluarkan air mani secara sengaja dan murtad atau keluar dari Islam.

Dilansir dari Surya.co.id dengan judul Hukum Lupa Membaca Niat Puasa Senin Kamis, Boleh Dilakukan Setelah Subuh

Hal ini dijelaskan Ustadz Abdul Somad dalam ceramahnya yang diunggah di YouTube berjudul "Hukum Puasa Lupa Niat - Ustadz Abdul Somad".

Boleh membaca niat puasa sunnah setelah waktu Shubuh didasarkan pada hadist nabi, atau dalil berikut:

Hadits riwayat Muslim dari ummul mukminin Sayyidah Aisyah RA.

“Dari Aisyah, ummul mukminin RA, ia bercerita, ‘Suatu hari Nabi Muhammad SAW menemuiku. Ia berkata, ‘Apakah kamu memiliki sesuatu (yang dapat kumakan)?’ Kami jawab, ‘Tidak.’ ‘Kalau begitu aku puasa saja,’ kata Nabi. Tetapi pada hari lain, Rasul pernah menemui kami. Kami katakan kepadanya, ‘Ya rasul, kami memiliki hais, makanan terbuat dari kurma dan tepung, yang dihadiahkan oleh orang.’ ‘Perlihatkan kepadaku meski aku sejak pagi berpuasa,’ kata Nabi. Ia lalu memakannya,’” (HR Muslim).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved