Berita Belu

Dandim Belu Ajak Masyarakat Taati Protokol Kesehatan

Dandim Belu, Letkol (Inf) Wiji Untoro mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Pahlawan Nasional dengan mematuhi protokol kesehatan

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Dandim 1605 Belu, Letkol (Inf) Wiji Untoro 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM,  Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Komandan Distrik Militer (Dandim) 1605 Belu, Letkol (Inf) Wiji Untoro mengajak masyarakat untuk memaknai Hari Pahlawan Nasional dengan mematuhi protokol kesehatan. Hal ini merupakan bentuk perjuangan warga negara sesuai dengan dinamika bangsa saat ini. 

Katanya, perjuangan para Pahlawan zaman dulu dalam rangka merebut kemerdekaan dan mempertahankan NKRI sedangkan perjuangan anak bangsa saat ini melawan COVID-19. 

Selain masyarakat, pemerintah bersama unsur TNI-Polri juga memaknai Hari Pahlawan Nasional tahun ini dengan berjuang mengedukasi masyarakat agar tetap taat pada protokol kesehatan

"Kita lagi berjuang menghadapi pandemi. Kita juga berjuang mengedukasi masyarakat yang kadang tidak mau mengerti dengan masa pandemi, kadang tidak mau pakai masker, masih bikin pesta melewati batas waktu", ujar Wiji Untoro saat diwawancara wartawan usai upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional di TMP Seroja, Rabu 10 November 2021.

Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Danrem 161/Wira Sakti Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Dharma Loka

Menurut Wiji, upacara dan ziarah Nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional tingkat Kabupaten Belu dilaksanakan secara sederhana dan terbatas karena masih pandemi COVID-19. Meski demikian, makna perjuangannya harus tetap bergelora sesuai dengan dinamika bangsa saat ini. 

Perjuangan bangsa saat ini melawan COVID-19. Pemerintah bersama satgas COVID-19 berjuang mengedukasi masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, berjuang merawat pasien COVID-19, berjuang mengurus pasien yang dikarantina dan masih banyak lagi. 

Masyarakat pun demikian. Berjuang melawan covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan, mentaati aturan PPKM seperti penyelenggaraan pesta mengikuti aturan yang berlaku. Selain itu, berjuang mempertahankan hidup di tengah pandemi. 

"Teringat kata-kata Bunga Karno, perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian lebih sulit karena melawan bangsa sendiri. Nah sekarang kita lagi berjuang", ujar Wiji. 

Dandim Belu mengharapkan, semangat juang para pahlawan terus berkobar dalam hati masyarakat untuk membela dan memajukan bangsa terutama menghadapi pandemi COVID-19. 

"Semangat para pahlawan dapat kita terapkan dalam usaha memerangi pandemi covid-19, menerapkan protokol kesehatan 5 M dalam kehidupan sehari-hari dan ikut dalam program vaksinasi", harapnya. (*) 

Baca Berita Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved