Breaking News:

Berita Kota Kupang

Pengguna Dinonaktifkan, Kepala BPJS Kesehatan Kupang: Yang Punya Hak Jawab di Dinsos

Pengguna Dinonaktifkan, Kepala BPJS Kesehatan Kupang: Yang Punya Hak Jawab di Dinsos

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Kepala BPJS Cabang Kupang, Try Mayudin 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dikabarkan menon-aktifkan pengguna BPJS Kesehatan yang di bayarkan melalui subsidi pemerintah. Demi memverifikasi data pasti, pihaknya melakukan hal itu.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Try Mayudin, Selasa 9 November 2021, menjelaskan, pihak BPJS hanya melaksanakan penonaktifan data pengguna BPJS kesehatan berdasarkan usulan dari kementrian sosial (Kemensos) ke kementrian kesehatan (Kemenkes) dan ke BPJS pusat.

"Yang harusnya menjawab ini adalah dinas sosial (dinsos), karena kami hanya mendapat given data. Data PBI ini dari Kemensos, diberikan ke Kemenkes baru diberikan ke BPJS Kesehatan Pusat. Jadi data itu semua dari Kemensos," katanya.

Try menyebut, pihaknya tidak mengetahui secara pasti kriterira dari penonaktifan peserta ini. Menurutnya, yang lebih mengetahui kriterira itu ada di dinsos.

Baca juga: Meki Kase Aktifkan BPJS Kesehatan Karena Istri Melahirkan

Ia menyampaikan, dinsos di provinsi akan mengirim data peserta melalui aplikasi ke Kemensos, yang selanjutnya diproses Kemensos dalam bentuk Surat Keputusan (SK) dan diserahkan ke Kemenkes dan BPJS.

Dicabang Kupang data peserta yang dinonaktifkan, kata Try, hampir 100 ribu peserta yang tersebar di Kota Kupang, Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Alor dan Sabu Raijua.

Ia menyarankan, peserta BPJS kesehatan agar mendatangi desa atau instansi terkait untuk memastikan nomor induk kependudukan (NIK). Menurut dia, NIK antara KTP dan Kartu BPJS kesehatan harus sama.

"NIK itu harus sama, kalau dia beda, bisa jadi dia di nonaktifkan," ucapnya.

Try menegaskan, selain memastikan NIK, peserta juga bisa mendatangai dinsos setempat untuk melakukan update data terkini. Dengan update data ini, kemungkinan data peserta akan kembali aktif.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved