Berita Sikka Terkini

Hidupkan Budaya Daerah, Sako Jung Dipentaskan di SMAS Katolik St.John Paul II Maumere

Atas izin pencipta, akhirnya satu minggu setelah pertemuan, mulai diadakan latiha

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
Pentas Teater Sako Jung yang akan digelar kembali sore ini, Sabtu, 6 November 2021 di SMAS Katolik St.John Paul II Maumere. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE--Dalam rangka menghidupkan kembali budaya daerah di Kabupaten Sikka guna tetap ada di era kemajuan teknologi maka Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Pusat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI mengadakan kegiatan revitalisasi budaya.

Komitmen menghidupkan kembali budaya daerah oleh pemerintah pusat  dibuktikan dengan mengirim perwakilan dari Kementerian melalui Kantor Bahasa NTT dengan mengutus Ardy Pangkul dan tim mengunjungi Komunitas Kahe dan SMAS Katolik St. John Paul II Maumere.

Dalam pertemuan yang  diadakan di ruang pertemuan John Paul II menyepakati akan diselegarakannya pementasan teater dalam rangka menghidupkan kembali dan sebagai tindak lanjut dari usaha pelestarian budaya daerah.

Kementerian melalui tim kantor Bahasa NTT memilih peserta didik SMAS Katolik St. John Paul II Maumere sebagai subjek pelaksana kegiatan dengan pengajar dari beberapa guru  SMAS Katolik St. John Paul dan Komunitas Kahe yakni Eka, Tika, dan Gee.

Baca juga: Musim Tanam di Sikka, Kementan RI Bantu 105 Ton Bibit Jagung Hibrida

Pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2021 dilanjutkan dengan pemilihan peserta didik yang terlibat. Ada 50 peserta didik yang dipilih untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Peserta didik kemudian diarahkan dan diseleksi menurut minat bakatnya.

Sementara itu, berdasarkan keputusan, teater berjudul Sako Jung, karya Maria Ludvina Koli menjadi pilihan untuk dipentaskan. Atas izin pencipta, akhirnya satu minggu setelah pertemuan, mulai diadakan latihan.

Latihan berpusat di halaman tengah SMAS Katolik St. John Paul II Maumere. Sedikit tentang Sako Jung, teater ini sebagai visualisasi dari ritus membersihkan kebun, menanam padi hingga panen.

Teater ini pernah dipentaskan di Surabaya dan di Bandung di Tahun 2019 oleh Teater Refrein SMAS Katolik St. John Paul II Maumere dibawa bimbingan Maria Ludvina Koli, Pencipta dan Mantan Guru SMAS Katolik St. John Paul II.

Kini teater ini dipentaskan kembali oleh Teater Refrein dibawa bimbingan pengajar dari Komunitas Kahe dan Guru-guru John Paul II.

Baca juga: Donatus Ado Dikukuhkan Jadi Ketua Pelti Kabupaten Sikka

Awalnya, Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menghendaki agar pengajar dari Kahe dan John Paul II bisa melakukan riset ke daerah-daerah untuk menghasilkan karya baru.

Tetapi terkendala dengan situasi pandemi akhirnya diputuskan mementaskan kembali teater SAKO JUNG dengan memasukan beberapa unsur tarian dan nyanyian yang sudah dikreasikan atas izin penciptanya.

"Setelah melalui banyak proses kreativitas yang berbalut nuasa emosional yang up and down akhirnya tiba pada pementasan. Rencana pementasan pada akhir bulan Oktober tetapi ada banyak pertimbangan dari pengajar dengan situasi di lapangan maka Badan Bahasa Pusat mengundur waktu ke tanggal 6 November 2021," kata Kepala Sekolah SMAS St.John Paul II Maumere, Romo Fidelis Dua, Pr dalam rilisnya kepada POS-KUPANG.COM di Maumere, Sabtu, 6 Novembet 2021 pagi.

Ia juga menyampaikan terima kasih karena pelaksanaan pentas teater Sako Jung bertempa di sekolah.

Ia berharap semua kaum muda dan siswanya bisa terua mencintai budaya daerah dan tetap dijaga sebagai aset bangsa dan daerah dalam rangka memajukan daerah ini.(*)

Berita Sikka Terkini
 

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved