Berita Sikka
Musim Tanam di Sikka, Kementan RI Bantu 105 Ton Bibit Jagung Hibrida
Musim hujan telah datang.Petani di Kabupaten Sikka pun sudah menyiapkan laham untuk menanam jagung dan tanamam pertanian lainnya.
Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu
POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Musim hujan telah datang.Petani di Kabupaten Sikka pun sudah menyiapkan laham untuk menanam jagung dan tanamam pertanian lainnya.
Jelang musim tanam, Kementerian Pertanian (Kementan) RI pun bergerak cepat membantu petani di Sikka.
Di mana Kementan telah menyiapkan jagung hibrida yang didistribusikan bagi petani.
Pembagian dan pendistribusian bibit jagung hibrida ini dilakukan lebih cepat oleh para petugas yang ada di Dinas Pertanian Kabupaten Sikka.
Baca juga: BI NTT dan PHDI Panen Raya Perdana GEMAR TANI di Kabupaten Kupang
Pasalnya, saat ini musim hujan telah datang.
Kadis Pertanian Sikka, Mauritz Da Cunha melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kristianus Amstrong kepada wartawan di Maumere, Jumat, 5 November 2021 pagi mengatakan, pihak dinas terus melakukan pendopringan bibit jagung hibrida kepada kelompok petani yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Sikka.
Ia mengungkapkan, bantuan bibit jagung hibrida ini merupakan bantuan dari Kementan menggunakan dana APBN murni.
Total bibit jagung bagi petani sebanyak 105 ton yang diperuntukkan bagi 7.000 hektar lahan.
"Kita sudah melakukan pendopringan bibit jagung hibrida dari bantuan Kementan sudah dari bulan September 2021 kepada kelompok-kelompok petani yang ada di Kabupaten Sikka. Memang kita sengaja lebih awal langsung antar bibit jagung. Kalau untuk laporan tanam sampai saat ini kita belum dapat, mungkin mereka masih tahan karena hujan ini baru satu dua kali," ujarnya.
Selain bantuan Kementerian Pertanian, pihaknya melakukan pendopringan bibit jagung hibrida bantuan dari provinsi sebanyak 15 ton yang diperuntukkan untuk lahan seluas 1.000 hektar.
"Keseluruhan bibit jagung hibrida yang kita peroleh itu sebanyak 120 ton yang merupakan bantuan dari pusat dan provinsi yang diperuntukkan untuk ditanam di lahan seluas 8.000 hektar. Prinsipnya, kita terus melakukan distribusi bibit jagung itu kepada para petani," ujar Amstrong.
Selama penyaluran bantuan bibit jagung ini kepada petani dirinya selalu melakukan pemantauan.
Dengan begitu bantuannya tepat sasaran.
"Kami pantau untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar sampai kepada penerimanya. Meski begitu dirinya selalu berpesan
kepada penerima bantuan benih jagung agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin.Kita berharap bantuan dari Pemerintah bisa meningkatkan produksi pertanian serta mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun tahun sebelumnya,” paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bibit-jagung-hibrida-kementan.jpg)