Berita Kota Kupang
Aksi Karyawan Toko Di Kupang Curi Uang Puluhan Juta Terekam Kamera CCTV
EJS alias Ester (31), karyawan toko FA Mutiara Indah Kupang harus berurusan dengan polisi di Polsek Kelapa Lima
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG--EJS alias Ester (31), karyawan toko FA Mutiara Indah Kupang harus berurusan dengan polisi di Polsek Kelapa Lima.
EJS mencuri uang Rp 20 juta dalam brangkas toko dan sudah dipakai untuk perawatan rambut di salon.vNaasnya, aksi pelaku justru terekam kamera CCTV.
Polisi dari Polsek kelapa Lima kemudian menangkap pelaku di rumahnya di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Senin (1/11/2021) malam.
Kapolsek Kelapa Lima, Kompol Sepuh Siregar yang dikonfirmasi di Polsek kelapa Lima, Selasa (2/11/2021) membenarkan kejadian ini.
Kasus ini sudah dibuatkan laporan polisi nomor LP/B/195/XI/2021/Sektor Kelapa Lima, dilaporkan oleh Fili Cornelis Andri Lola (38), warga Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.
Baca juga: Tahanan Kasus Pencurian Nikahi Kekasihnya di Kantor Polres Flores Timur
Kehilangan uang diketahui saat Fili Cornelis Andri Lola ke toko Mutiara Indah di kelurahan LLBK, Kota Kupang.
Ia hendak mengambil uang dalam brankas untuk disetorkan ke Bank BCA Kupang.
Aampai di toko, Fili Cornelis Andri Lola langsung mengambil kunci brankas didalam laci meja tempat penyimpanan kunci.
Ia langsung membuka brankas dan mengambil uang yang dibungkus dalam tiga kantong kresek warna hitam.
Plastik berisi uang dimasukan ke dalam tas ransel miliknya dan selanjutnya Fili menuju ke Bank BCA di Jalan Tompelo, Kota Kupang.
Setelah sampai di bank, Fili langsung ke teller dan setelah dihitung terdapat kekurangan uang Rp 20.000.000 dari yang seharusnya akan disetorkan.
Baca juga: Tersangka Pencurian Ternak di Takari Mengaku Mencuri Sapi Untuk Menghidupi Keluarga
Karena merasa kehilangan uang Rp 20.000.000, maka Fili langsung menghubungi karyawan lain, Gediyanti (45).
Fili pun kembali ke toko Mutiara Indah dan memeriksa kembali brankas namun tidak ada uang yang tertinggal.
Fili dan Gediyanti menelpon owner, Lina Indriyati yang saat ini sedang berada di Kota Surabaya.
Kemudian owner mengirim rekaman CCTV.
Didalam rekaman terlihat pelaku sedang melakukan aksi membongkar laci meja tempat penyimpanan kunci brankas.