Berita Belu

SMK Katolik St.Yosef Nenuk Workshop Literasi Karya Ilmiah

SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Kabupaten Belu bekerja sama dengan media Cakrawala NTT mengadakan Workshop Literasi

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Peserta workshop Literasi Tentang Penulisan Karya Ilmiah Popular di SMK Katolik St.Yosef Nenuk foto bersama, Sabtu 30 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Lembaga SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Kabupaten Belu bekerja sama dengan media Cakrawala NTT mengadakan Workshop Literasi Tentang Penulisan Karya Ilmiah Popular.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu 28-30 Oktober 2021 itu diikuti guru dan 50 orang siswa-siswi terpilih.

Workshop ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan ketrampilan peserta dalam menulis, terutama karya ilmiah popular.

Dari workshop tersebut, sembilan orang siswa terpilih dengan hasil karya tulisan terbaik yaitu, Natalia Putri Mau, Liben Banusu, Julius Berek, Adelfina Leokoy, Dela Resi, Selviana Usboko, Maria Icha Mali dan Ardi Uskono.

Mereka mempresentasikan hasil karyanya di hadapan tutor, Kepala Sekolah SMK Katolik St.Yosef Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona, SVD dan para guru.

Baca juga: OSIS SMAN 1 Lewolema Bikin Workshop Literasi, Rayakan Hari Kasih Sayang

Saat penutupan kegiatan, Rektor Komunitas St.Yosef Freinademetz Nenuk, Pater Lukas Lui Uran, SVD mengucapkan terima kasih kepada media Cakrawala NTT yang telah membimbing para guru dan siswa-siswi SMK Katolik St.Yosef Nenuk untuk menulis.

"Terima kasih kepada media Cakrawala dan terima kasih kepada anak-anak dan para guru yang telah dengan setia ikuti kegiatan ini," ungkap Lucky sapaan akrab Pater Rektor.

"Mudah-mudahan, apa yang sudah dibuat tidak berhenti disini tapi bisa berbuah, karena menulis adalah pekerjaan untuk keabadian", pinta dia.

Peserta workshop yang mewakili guru, Maria Goreti Rina, S.Pd mengapresiasi kehadiran dua orang tutor dari media Cakrawala NTT yang telah memberikan ilmu pengetahuan bagi peserta.

Maria senang mendapat bimbingan dari tutor untuk menulis karya ilmiah yang baik.

"Dari Workshop literasi ini, kami mendapat pengetahuan baru dan meskipun di hari pertama boleh dikatakan masih porak-poranda dalam hasilkan tulisan namun dengan penuh perjuangan akhirnya sampai hari terakhir kami bisa hasilkan karya tulis," ungkap guru pengampuh mata pelajaran Kimia di SMK Katolik St.Yosef Nenuk ini

Ia mengharapkan, kegiatan ini bisa dilaksanakan lagi tahun depan dalam rangka meningkatkan ketrampilan menulis.

Peserta lainnya, Gregorius Klau, S.Pd mengungkapkan, menulis karya ilmiah membutuhkan ketrampilan. Dan ketrampilan itu mereka dapat dalam workshop tersebut.

"Di hari pertama, kami diberikan video. Kami disuruh menulis tentang video tersebut, tapi karena terpaksa maka kami menulis. Akhirnya dengan penuh perjuangan kami bisa membuat judul dan menulis. Walaupun susah payah akhirnya selesai juga", ungkapnya.

Tutor dari Media Cakrawala NTT,
Budi Kurniawan berpesan kepada peserta agar jangan berhenti menulis.

"Jangan berhenti menulis. Jika ingin ketahui dunia, maka membaca. Jika dunia kenal kita maka dengan tulisan," ajaknya.

Kata dia, tulisan-tulisan yang dihasilkan itu bukan sampah, tapi akan dibukukan dan dibaca secara nasional. (*)

Baca Berita Belu Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved