Breaking News:

Berita Ngada

Bupati Ngada Launching Aplikasi Bayar Pajak Berbasis Web

Bupati Ngada, Paru Andreas melaunching aplikasi pembayaran pajak berbasis online atau website

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati Ngada, Andreas Paru memberi sambutan pada kegiatan launching aplikasi pembayaran pajak berbasis web di Halaman Kantor Badan Pendapatan Daerah Ngada, Rabu 27 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, BAJAWA-Bupati Ngada, Paru Andreas melaunching aplikasi pembayaran pajak bumi, bangunan pedesaan, dan bangunan perkotaa. (PBB P2), 9 pajak daerah, dan bea perolehan atas tanah dan bangunan (PBHTB) berbasis online atau website.

Kegiatan launching aplikasi pembayaran pajak berbasis web tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Badan Pendapatan Ngada, Rabu 27 Oktober 2021.

Ketua Panitia Kegiatan Pelaunchingan, Yanuarius Pakiding menjelaskan sistem pembayaran pajak tersebut merupakan kerja sama antara Badan Pendapatan Kabupaten Ngada dan Bank NTT cabang Bajawa.

Dengan adanya aplikasi pembayaran pajak berbasis web tersebut, maka pembayaran pajak daerah dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Baca juga: Disebut Kangkangi Keputusan Sendiri, Begini Klarifikasi Bupati Ngada Andreas Paru

"Ini merupakan implementasi rencana aksi daerah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta mewujudkan RPJMD Kabupaten Ngada", ujarnya.

Menurut Yanuarius, aplikasi pembayaran pajak berbasis web tersebut disiapkan langsung oleh PT Mutiara Bintang Abadi selaku founder dan pihak yang melakukan pendampingan dan pelatihan bagi admin dari masing-masing aplikasi tersebut.

Sementara itu, Bupati Ngada Andreas Paru dalam sambutannya berharap dengan hadirnya sistem pembayaran berbasis web tersebut dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan pendapatan daerah di Kabupaten Ngada.

"Kita tau bersama bahwa PAD yang bersumber dari sektor pajak cukup besar hanya belum dimaksimalkan secara baik," ungkapnya.

Andreas mengatakan, dengan adanya sistem tersebut maka bisa mempermudah para wajib pajak dalam membayar pajak. Selain itu dengan aplikasi tersebut dapat mencegah terjadinya korupsi.

Sementara itu, kepada para ASN yang ada dilingkup pemkab Ngada supaya bisa memanfaatkan sistem tersebut serta memberikan edukasi kepada masyarakat.

"Saya minta dinas terkait untuk segera mengsosialisasikan kepada masyarakat dalam waktu dekat ini, agar masyarakat bisa manfaatkan kemudahan ini," ungkapnya. (*)

Baca Berita Ngada Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved