Berita Ende
17 Seniman Gelar Pameran Seni Rupa di Ende
Ada seniman yang mengekspresikan diri dengan lukisan akrilik di atas kanvas. Ada pula yang membuat gambar atau _drawing_ di atas kertas
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM, ENDE -- Sebanyak 17 perupa atau seniman seni rupa Nusa Tenggara Timur memamerkan puluhan karyanya di Aula gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Ende, Flores, 20-22 Oktober 2021.
Pameran ini bertajuk _"Bebas Berbatas"_ dan rencananya dibuka secara resmi oleh Bupati Ende yang mewakili Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat.
Pameran seni rupa ini diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagai bagian dari upaya untuk melakukan pertumbuhan dan pengembangan seni budaya di NTT.
Pihak UPTD Taman Budaya NTT memang bertanggung jawab memberi ruang, kesempatan dan fasilitas bagi para seniman, pekerja seni atau penggerak budaya yang ada di NTT.
Lebih jauh Kepala UPTD Taman Budaya NTT, Sofyan MM, menyatakan bahwa Pameran Seni Rupa Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2021 merupakan kegiatan rutin tahunan dari UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur yg diperuntukkan bagi pelaku pelaku seni rupa
Baca juga: Pekan Literasi dan Seni SMAK Frateran Ndao Ende Hasilkan Murid Berprestasi
"Pada tahun 2020 kegiatan ini mengalami penundaan karena adanya pandemi covid-19. Karena situasi dianggap mulai membaik, maka pada tahun 2021 ini UPTD Taman Budaya NTT bisa memfasilitasi sejumlah seniman seni rupa sedaratan Flores. “Bebas Berbatas”_ menjadi judul pameran ini dengan kurator Kuss Indarto dari Yogyakarta," lanjut Sofyan.
Pameran seni rupa ini sendiri dianggap menjadi kegiatan positif bagi seniman dan publik seni.
Januarius Manu, salah satu seniman peserta pameran dari Ende menyambut baik pameran "Bebas Berbatas" ini.
"Di tengah situasi pandemi yang tidak menentu, dan aktivitas berkesenian saya yang terganggu, pameran ini bisa menjadi pengisi jeda yang bermakna. Kebetulan saya juga belum pernah berpameran," tutur Januarius Manu.
Selama ini Rando banyak aktif sebagai seniman tatto yang bekerja di Labuhan Bajo dan Bali. Pandemi membuat aktivitasnya sebagai seniman tatto terhenti lebih dari 1,5 tahun. Dalam pameran ini dia ikut memamerkan karya drawing/gambar pensil di atas kertas.
Baca juga: Perjuangan Penderita HIV/AIDS di NTT, Bertahan Melawan Virus Hingga Dirikan Rumah Singgah untuk ODHA
Para perupa NTT dalam pameran "Bebas Berbatas" ini menampilkan beragam teknik karya seni rupa.
Ada seniman yang mengekspresikan diri dengan lukisan akrilik di atas kanvas. Ada pula yang membuat gambar atau _drawing_ di atas kertas, lukisan di atas tripleks, objek-ojek benda dari kerang, patung kayu, dan lain-lain.
Pameran ini sendiri dapat disaksikan untuk umum. Persisnya pada tanggal 20 Oktober 2021 yg dibuka secara resmi dan selesai pembukaan dilanjutkan utk sajian ke masyarakat umum dan pelajar utk menyaksikan pameran ini hingga tanggal 22 Oktober 2021.
Masyarakat/pelajar dapat menonton pameran antara pukul 09.00 sampai 20.00 WITA.
Dalam rentang waktu 3 hari itu diharapkan puluhan karya seni rupa yang dikreasi oleh para perupa NTT dapat dinikmati dan dikreasi oleh masyarakat Ende dan sekitarnya. Pengunjung tidak dipungut biaya apapun untuk menyaksikan pameran ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pameran-seni-rupa-di-kota-ende.jpg)