Breaking News:

Berita TTU

Petrus Yos Kou Ditemukan Tak Bernyawa di Desa Noenbaun-TTU

Pria bernama Petrus Yos Kou (65) warga desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU ditemukan dalam kondisi tak bernyawa

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA/POS-KUPANG.COM
Jenazah korban saat dievakuasi aparat Polsek Noemuti dan Polres TTU ke RSUD Kefamenanu, Selasa, 19/10/2021 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU- Seorang pria bernama Petrus Yos Kou (65) warga desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di No'te, Desa Noenbaun Kecamatan Noemuti, Selasa, 19/10/2021.

Petrus yang merupakan pensiunan PNS ini ditemukan dengan kondisi tubuh yang sangat memprihatikan. Sekujur tubuhnya telah membusuk dan dipenuhi belatung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM, Kamis, 21/10/2021, Jenazah Petrus Yos Kou ditemukan oleh anak angkatnya Cornelis Astridino Nitbani, (27) setelah dinyatakan hilang beberapa hari dari rumah.

Pasca penemuan jenazah tersebut, Bernadetha Kursi Koa (anak kandung korban) kemudian menyambangi Polsek Noemuti untuk melaporkan penemuan jenazah tersebut.

Baca juga: Pemerintah Kecamatan Noemuti Bangun Posko Siaga Corona Covid-19 di Perbatasan TTU dan TTS

Saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut.

Menurutnya, pasca menerima laporan tersebut, unit IK Polsek Noemuti, regu piket Polsek Noemuti, Kanit Sabhara Bripka Arifuddin dan Kanit Binmas Aipda Fabianus Kuftalan S.Ip, Kanit Inafis Polres TTU Bripka M. Ottu, Kapolsek Noemuti, Ipda I Wayan Guna langsung bergerak ke TKP dan melakukan TPTKP.

Lebih lanjut disampaikan Iptu Fernando, korban ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa, menggunakan  baju kemeja motif batik warna kecoklatan, celana pendek warna kehitaman terbungkus kain tenun timor (beti) berwarna kemerahan.

 
Ia menambahkan, Posisi tubuh korban menengadah ke langit,  dengan kondisi jenazah mengalami lebam nampak hampir total ke seluruh tubuh.

Baca juga: Pemerintah Kecamatan Noemuti Bangun Posko Siaga Covid-19 di Perbatasan TTU dan TTS

"Sudah terjadi pembusukan (dipenuhi belatung), lidah membujur keluar, tangan kanan posisi menggenggam hp, tas posisi berada di samping jenazah, ujung parang tertindih kepala belakang jenazah, beberapa bagian kulit ari tubuh sudah terkelupas dan melepuh," ungkapnya.

 Menurut keterangan anak korban, lanjutnya, bahwa korban memiliki riwayat sakit lambung dan sering mengalami sesak napas jika dalam keadaan  capek.

Pasca kegiatan olah TKP, jenazah korban dievakuasi dari TKP dan dibawa ke RSUD Kefamenanu untuk dilakukan pemeriksaan luar terhadap jasad korban.

Barang bukti yang berhasil diamankan di TKP yakni; 1 (satu) buah Hp biasa berwarna hitam, 1 (satu) buah tas kecil berwarna hitam, 1(satu) buah parang, 1 (satu) buah Topi.

Korban juga diketahui telah meninggalkan rumah sejak hari Sabtu, 16 Oktober 2021, jam 11.00 Wita, sehingga pada, Minggu, 17 Oktober 2021, anak angkat  korban kemudian melaporkan kejadian orang hilang ke Polsek Noemuti, Surat Keterangan Kehilangan Orang Nomor: 02/X/2021/RES TTU/POLSEK NOEMUTI. (*)

Baca Berita TTU Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved