Breaking News:

Berita Ngada

KTH di Kabupaten Ngada Terim Bantuan Dari Pemprov NTT

Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada untuk memantau ruas jalan Provinsi Bajawa-Poma

Editor: Kanis Jehola
Dok. Humas NTT untuk POS-KUPANG.COM
Wagub NTT, Josef Nae Soi (tengah) pose bersama KTH penerima bantuan 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Wakil Gubernur NTT,  Josef Nae Soi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Ngada untuk memantau ruas jalan Provinsi Bajawa-Poma.

Selanjutnya ia menyerahkan bantuan hibah sarana dan prasarana pengembangan hasil hutan bukan kayu kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) pemegang ijin pengelola kawasan hutan.

"Sarana dan prasana yang ada dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk peningkatan ekonomi masyarakat.  Tentunya harus memperhatikan betul perawatan alat-alat yang diberikan, jangan sampai tidak bisa merawat dan kemudian menjadi besi tua," kata Josef saat penyerahan bantuan di kantor UPT. KPH Wilayah Kabupaten Ngada, Selasa 19 Oktober 2021.

Wagub Nae Soi menegaskan terkait dukungan Pemerintah dalam pemberian izin pengolahan lahan dan kewajiban masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan serta memanfaatkan hutan untuk kesejahteraan kelompok.

Baca juga: Ini Pesan Wakil Gubernur NTT, Josef Adrianus Nae Soi Saat Buka Dialog FKUB

"Silahkan memanfaatkan lahan kehutanan yang ada secara maksimal untuk kehidupan kesejahteraan kelompok tanpa merusak alamnya," ucaptnya.

Politisi Golkar itu meminta agar Izin pengolahan lahan oleh kelompok tani hutan, jangan dipersulit oleh jenjang pemerintahan terkait.

Dia mengharapkan kelompok yang menerima hibah/bantuan bersumber dari dana alokasi khusus ini dapat memanfaatkan sarana dan prasarana ini  secara maksimal, sehingga bisa  mendapat bantuan pada kesempatan berikut.

Dalam laporan Kepala UPT KPH yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha, Yoseph Kabe Dhey, menyampaikan terkait dengan pemberdayaan masyarakat di sekitar hutan, pembiayaan dan potensi yang terdapat dalam kawasan hutan tersebut.

"Pembangunan potensi kehutanan khususnya hasil hutan bukan kayu diarahkan pada kawasan hutan yang telah memiliki Ijin Pemanfaatan HKM atau Hutan Kemasyarakatan, sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan untuk bangkit menuju sejahtera," kata Yoseph Kabe.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved