Breaking News:

Berita NTT

Presiden Jokowi Apresiasi Birokrasi Go Digital di NTT

Presiden Jokowi menyambut baik rencana Pelayanan Publik berbasis digital sebagai wujud transformasi pelayanan publik menjadi lebih mudah. Apalagi dala

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Dokumentasi Humas Pemprov NTT
Dokumentasi Humas Pemprov NTT Presiden Jokowi saat berkunjung ke Provinsi NTT 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG -- Presiden Jokowi menyambut baik rencana Pelayanan Publik berbasis digital sebagai wujud transformasi pelayanan publik menjadi lebih mudah. Apalagi dalam kondisi Covid-19, layanan birokrasi digital merupakan sebuah solusi dan keniscayaan.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Jokowi di sela kunjungan kerja Presiden ke Labuan Bajo,  Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),  Kamis 4 Oktober 2021.
Dalam rilis yang diperoleh dari Humas Pemprov NTT, Senin 18 Oktober 2021, menyatakan, dal suasana Pandemi Covid-19 tak seharusnya membuat pelayanan publik terganggu.

Sebagai bentuk inovasi pelayanan publik, Pemerintah Provinsi NTT serius mengembangkan pelayanan publik berbasis digital untuk mempermudah layanan kepada masyarakat.

Setelah penandatanganan MOU antara Pemerintah Provinsi NTT dan Digital Pemerintah Indonesia selaku penyedia platform digital pada Jumat 8 Oktober 2021 di Labuan Bajo, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, memperkenalkan rencana digitalisasi layanan publik NTT kepada Presiden Jokowi.

Hal ini sebagai upaya Pemerintah memenuhi hak masyarakat untuk mendapatkan kemudahan layanan. Layanan digital yang nantinya berbentuk aplikasi ponsel ini hadir sebagai upaya percepatan tranformasi digital pada lingkungan pemerintahan dengan modernisasi pelayanan publik.

“Aplikasi ini menjadi instrumen bagi kemajuan NTT. Kita beradaptasi dengan mengadopsi teknologi digital yang aman dan komprehensif,” kata Gubernur VBL.
Aplikasi yang rencananya akan diluncurkan secara bertahap dengan nama aplikasi menggunakan bahasa daerah ini merupakan bagian dari konsep e-government. Layanan ini mengadopsi teknologi informasi yang aman dengan tujuan memudahkan masyarakat.

Yang membuatnya menjadi lebih spesial dibandingkan yang sudah diluncurkan di Provinsi dan Kota/Kabupaten lainnya adalah fitur kepastian dan keamanan identitas pengguna.

i balik aplikasi ini terdapat fitur verifikasi identitas berbasiskan artificial intelligence. Ini berguna untuk memastikan apakah pengguna benar-benar warga yang menggunakan Kartu Tanda Penduduk yang terdaftar di Provinsi NTT. Setelah dipastikan penggunanya, aplikasi ini mendigitalisasi KTP dengan keamanan tersertifikasi sehingga dapat digunakan untuk mengakses layanan publik yang aman dan mudah

Dalam kebutuhan sehari-hari, warga dapat menggunakan aplikasi ini untuk membeli pulsa, membayar listrik, sampai dengan membayar pajak. Bahkan untuk mendukung sektor pariwisata, baik wisatawan nusantara maupun dari mancanegara yang sudah memverifikasi kartu identitas maupun mendaftarkan paspornya dapat memesan tiket pesawat, hotel, menyewa mobil, memilih paket wisata ataupun membeli tiket destinasi pariwisata di NTT.

Putra Negara Suryadi selaku Direktur Digital Pemerintah Indonesia menambahkan, dengan kondisi pandemi ini, pemerintah baik di pusat maupun di daerah sudah seharusnya menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi.  

“Kita dihadapkan dengan kondisi Pandemi. Kita harus bersiap dengan inovasi pelayanan publik digital. Karena itu layanan birokrasi kita harus berbasis digital,” katanya. *)

Berita NTT Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved