Breaking News:

Berita Kupang

Korban Penganiayaan Frans Fanggidae Tumeluk Mengadu di Polsek Kupang Timur

Setelah Jadi Korban Penganiayaan Frans Fanggidae Tumeluk Mengadu di Polsek Kupang Timur

Penulis: Edy Hayong | Editor: Kanis Jehola
Dok. HUMAS Polres Kupang
Korban yang menunjukkan bekas penganiayaan yang dilakukan oknum pelaku yang masih dalam penyelidikan jajaran Polsek Kupang Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN - Kasus penganiayaan fisik terjadi di Kuledoki, Desa Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang pada Kamis, 14 Oktober 2021 sekitar Pukul 20.00 Wita.

Dalam kasus ini yang menjadi korban adalah Frans Fanggidae Tumeluk (65) warga RT 02 / RW 01, Desa Pukdale, wilayah Hukum Polres Kupang. Sementara Pelaku penganiayaan terhadap korban masih dalam penyelidikan jajaran Polsek Kupang Timur.

Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung menyampaikan hal ini melalui Kepala Sub Bagian Humas, AKP Simon Seran kepada Pos-Kupang, Jumat (15/10/2021).

Adapun kronologis kejadian, jelas Simon, bahwa pada Kamis, 14 Oktober 2021 sekitar Pukul 20.00 Wita telah terjadi Kasus penganiayaan.

Baca juga: Penganiayaan Berujung Nyaris Tawuran Terjadi di Kabupaten Kupang

Awalnya Korban sedang mandi Kemudian ada seseorang yang datang dan menanyakan "Siapa yang teriak - teriak". Kemudian korban Menjawab bahwa "Bapak Yos dan Bapak Emu yang teriak bahwa jangan pukul itu pintu saluran Air".

Mendengar jawaban korban, pelaku tidak puas maka langsung memotong beberapa bola lampu yang ada di luar rumah serta memukul pintu belakang mobil yang sedang parkir.

Kemudian korban menghampiri pelaku dengan maksud untuk menegur pelaku tetapi pelaku melempar korban dengan sebatang besi dan korban langsung mengejar pelaku tetapi pelaku lari meninggalkan korban.

Selanjutnya, korban kembali ke rumah dan mendapati seseorang yang sedang merusak perabot rumah tangga milik korban. Korban menegur pelaku "Kenapa lu kasi rusak ini barang".

Mendengar hal tersebut pelaku langsung mengayunkan parang ke arah korban sebanyak 1 satu kali yang mengenai lengan tangan kiri korban .

Baca juga: Kasus Penganiayaan oleh Anak Ahok, Ayu Thalia Ada Bukti Baru, Pengacara Sean Sebut Fitnah Belaka

Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sehingga datang ke Mapolsek Kupang Timur untuk melaporkan agar pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Adapun saksi dalam kasus ini, kata Simon, Luis Lelo (30) beralamat di RT 24/ RW 10 Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Kupang Timur dan Budiman Fangidae Tumeluk (32) beralamat di RT 02/RW 01, Desa Pukdale, Kupang Timur, Kabupaten Kupang.(*)

Baca Berita Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved