Breaking News:

Berita Malaka

Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Malaka Terapkan Program Pamsimas 

anggarannya dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) dengan total kurang lebih Rp 284.000.000

Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/EDY HAYONG
Para kepala desa di Malaka saat mengikuti kegiatan program Pasimas di Betun, Rabu 13 Oktober 2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong

POS-KUPANG.COM, BETUN--Persoalan mendasar yang kerap dikeluhkan warga di Kabupaten Malaka adalah ketersediaan air bersih.

Untuk mengatasi masalah ini, Pemda setempat menerapkan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang dimulai sejak 2017. Sampai saat ini program dimaksud masih terus berjalan.

Hal itu  disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan ( BP4D ) Kabupaten Malaka, Remigius Asa,SH di Betun, Rabu 13 Oktober 2021.

Dikatakan Remi, terkait dengan masalah air bersih kendala yang dihadapi adalah aspek sosial kemasyarakatan.

Dia mencontohkan, hasil pantauan di beberapa desa yang sudah mendapat bantuan dari Program Pamsimas di Kecamatan Rinhat khusus di Desa Sainama sumber airnya ada di Desa Raisamane.

Baca juga: Kaban PMD Malaka : Kades dan Camat  Jangan Hanya Duduk di Tempat

Aliran airnya didistribusi ke Desa Sainama  sedangkan desa Raisamane hampir tidak mendapatkan sumber air. 

Menurut Remi, pemerintah Desa dan Kecamatan harus bekerja sama untuk kelancaran Air bersih dan sanitasi.

Dikatakan Remi, pemerintah Desa dan Kecamatan Harus bekerja sama untuk kelancaran air bersih dan sanitasi. 

Harus ada kerjasama yang dibangun menyesuaikan dengan  peraturan desa dan kesepakatan bersama untuk pemanfaatan satu titik sumber air bersih yang akan dialirkan ke desa tetangga untuk pemakaian lebih lanjutnya oleh masyarakat desa tetangga.

"Para desa membuat suatu kerja sama yang baik memanfaatkan satu titik sumber air untuk di gunakan bersama sama oleh masyarakat desa setempat dan bisa dibagikan ke desa lain yang berdekatan," usul Remi.

Baca juga: Kades dan Camat di Malaka Jangan Hanya Duduk di Tempat

Remi Asa  juga menjelaskan , kegiatan program Pasimas sudah berlangsung sejak Tahun 2017 yang  anggarannya dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) dengan total kurang lebih Rp 284.000.000 dan juga mendapat penambahan dana dari pemerintah pusat dan dimasukkan ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Malaka.(*)

Berita Malaka Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved