Breaking News:

PON Papua

Jeni Kause Persembahkan Emas untuk Flobamora

Atlet Putri NTT, Jeni Kause berhasil merebut medali emas kelas B putri cabang Pencak silat PON XX Papua 2021

Penulis: Sipri Seko | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/SIPRI SEKO
Wagub NTT, Josef Nae Soi didampingi Ketua Umum KONI, Andre Koreh, mengalungkan medali emas kepada Jeni Kause di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Selasa (12/10/2021). 

POS-KUPANG.COM, JAYAPURA - Atlet Putri NTT, Jeni Kause berhasil merebut medali emas kelas B putri cabang Pencak silat PON XX Papua 2021. Dalam final yang digelar di GOR Toware, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa 12 Oktober 2021, Jeni mengalahkan pesilat Jawa Barat, Nurmalasari.

Jeni nampak sangat perkasa dalam pertandingan ini. Mengakhiri babak pertama dengan skor imbang, Jeni bangkit di babak kedua.

Peraih medali perak Sea Games 2019 dan emas Kejuaraan Dunia di Belgia 2019 ini nampak sangat dominan. Tak hanya dengan mudah menghindari serangan lawan, Jeni nampak sangat enteng ketika melakukan jatuhan.

Ditemuinya seusai pertandingan, Jeni nampak sangat terharu. Pesilat Kelahiran Kabupaten Sikka NTT ini mempersembahkan medali emas ini bagi masyarakat Flobamora dan kesatuannya, yakni Lantamal VII Kupang.

Baca juga: Puluhan Personel Lakukan Pengamanan di Cabang Olahraga Angkat Besi PON XX Papua

Jeni mengucapkan terima kasih kepada masyarakat NTT, Pemprov NTT, KONI NTT, Pengprov IPSI NTT, Pemerintah Kabupaten Sikka dan terutama bagi Lantamal VII Kupang. Jeni berharap semoga prestasi ini memotivasi dirinya untuk bisa meraih prestasi lebih tinggi.

Jeni yang orang tuanya adalah penjual di Pasar Alok, Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur  kini siap dipanggil untuk bergabung dengan tim Pelatnas PB IPSI. Dia masih ingin berbuat banyak dan berprestasi di usia emasnya ini.

"Puji Tuhan saya bisa juara. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung saya selama ini. Ini sangat luar biasa untuk hari ini. Terima kasih buat Danlantamal VII Kupang yang mengizinkan Jeni untuk ikut PON. Saya persembahkan prestasi ini buat Lantamal VII Kupang. Semoga ini memotivasi saya untuk bisa meraih prestasi lebih tinggi," kata Jeni yang mengaku orang tuanya adalah penjual di Pasar Alok, Maumere, Sikka NTT. 

Jeni mengatakan, kunci kemenangan dia adalah menguasai diri. Dia sangat konsentrasi dan tidak gentar menghadapi lawannya. “Saya percaya diri. Intinya kita yakin akan menang dan selalu mengandalkan Tuhan lewat doa,” kata Jeni.

Baca juga: Atlet PON XX Papua asal Provinsi Lampung Viki Persembahkan Emas Cabor Angkat Berat Kelas 66 Kg 

Ketua Pengprov IPSI NTT, Andre Koreh mengaku sangat terharu dengan prestasi yang telah ditorehkan oleh Jeni. Dia mengatakan, penantian puluhan tahun setelah Yonas Sanam merebut medali emas tahun 1980-an telah tercapai.

“Kali ini saya menitikan air mata untuk sebuah prestasi yang luar biasa. Kerinduan saya selama ini agar pencaksilat bisa merebut medali emas akhirnya tercapai. Kita sudah lama sekali tidak dapat medali emas di PON. Terakhir di raih oleh Yonas Sanam di tahun 1980-an,” kata Andre.

“Saya sangat Bahagia, bukan hanya karena Jeni juara, tapi sama-sama tahu bagaimana perjuangan Jeni untuk capai ini. Dalam keterbatasan, kita mampu memberikan prestasi yang luar biasa. Terima kasih untuk semua sumbangan yang sudah diberikan kepada para atlet NTT,” kata Andre Koreh. (eko)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved