Kamis, 9 April 2026

Berita Nasional

Polisi Bekuk Aktor Utama Kerusuhan Yahukimo, Ini Penjelasan Kapolda Papua

Polisi Bekuk Aktor Utama Kerusuhan Yahukimo, Ini Penjelasan Kapolda Papua. Polisi terus memperhatikan kasus ini sehingga bisa mendapatkan titik terang

Editor: Gordy Donofan
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Kapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri 

POS-KUPANG.COM – Pihak Kepolisian terus berupaya keras mencari pelaku utama kasus kerusuhan di Yahukimo Papua.

Akhirnya, Polisi membekuk MB yang diduga sebagai pelaku utama kerusuhan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Minggu (3/10/2021.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan MB diduga sebagai orang yang menggerakkan massa saat kericuhan yang menyebabkan enam orang meninggal dunia.

Hal ini diketahui dari keterangan banyak saksi mata yang telah dimintai keterangan oleh polisi.

Baca juga: Penangkapan Oknum ASN Yahukimo Pemasok Senjata untuk KKB Papua Didukung Barang Bukti

Selanjutnya, MB akan diproses di Jayapura.

"Selanjutnya yang bersangkutan sudah saya perintahkan untuk dibawa ke Jayapura untuk semua proses akan dilakukan di Polda Papua," kata Fakhiri dikutip POS-KUPANG.COM dari Tribunnews.Com, Sabtu (9/10/2021).

MB ditangkap polisi tadi pagi pukul 04.30 WIT.

Terpisah, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan MB merupakan orang yang masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian. 

“Ditangkap hari Sabtu tanggal 9 Oktober 2021 Pukul 03.40 WIT bertempat di jalan Gunung Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo,” kata Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (9/10/2021).

Selain Mourome Busup, tim gabungan juga berhasil menangkap satu orang lain bernama Beto Ordias. 

Saat ini, dikatakan Argo, kedua tersangka telah diamankan dan dibawa ke Polres Yahukimo dan kemudian dilakukan penyidikan lebih mendalam. 

Sebelumnya diberitakan, kericuhan di Yahukimo terjadi pada Minggu (3/10/2021) siang.

Saat itu sekelompok masyarakat dari Suku Kimyal menyerang masyarakat Suku Yali yang tengah beribadah di gereja.

Akibat penyerangan tersebut, enam warga tewas dan 43 lainnya luka-luka.

Dari total warga yang terluka, 10 orang di antaranya sudah dievakuasi ke Jayapura untuk mendapat perawatan. Saat kejadian, massa juga membakar sejumlah bangunan milik warga.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved