Minggu, 10 Mei 2026

Berita Ende

Bripka Heru Asal Ende Jatuh Hati Pada Bocah Penderita Hidrosefalus

Bripka Heru juga mengajak teman - temannya, melihat dan bertemu langsung dengan kakek Arief. Bantuan dan perhatian terus mengalir.

Tayang:
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Bripka Heru Asal Ende 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM, ENDE -- Bripka Heru Sutaban jatuh hati pada Arief (7), seorang bocah penderita hidrosefalus di Dusun Kanakera, Kelurahan Onelako, Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende.

Bripka Heru bertemu Arief pada pertengahan Oktober tahun 2020 lalu. Kala  itu ia kebetulan sedang berkeliling di Dusun Kanakera dengan sepeda dayung.

Anggota Polres Ende yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Ndona ini prihatin melihat kondisi Arief. Belum lagi Arief hanya dirawat seadanya oleh kakek dan neneknya.

Ahmad June (71), kakek Arief, tak mampu berbuat banyak. Untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari saja susah. Sementara istrinya menderita stroke.

Mereka sudah pasrah, sekedar bertahan hidup, tinggal di rumah reot dengan kondisi ekonomi dan kesehatan yang memerihatinkan.

Baca juga: Penjemputan Pendeta GKS Jemaat Praiwora Waingapu Meriah 

https://kupang.tribunnews.com/cms/index.php/record/valid/add

Penderitaan Kakek Ahmad dan keluarga, selalu tergiang di benak Bripka Heru. Polisi asal Bali ini, lalu menghubungi sanak kelurga, sahabat - kenalan, cerita tentang Arief.

Ia kemudian berisiatif menggalang donasi untuk biaya perawatan Arief.

Kepedulian Bripka Heru tidak berhenti di situ, ia juga menggalang bantuan untuk memperbaiki rumah kakek Ahmad.

Menariknya, Bripka Heru juga mengajak teman - temannya, melihat dan bertemu langsung dengan kakek Arief. Bantuan dan perhatian terus mengalir.

Selasa 6 Oktober 2021, POS-KUPANG.COM, mendatangi rumah kakek Ahmad. Dari kejauhan tampak Bripka Heru ada di sana. Bersama warga sekitar mereka sedang membongkar rumah kakek Ahmad untuk direnovasi.

Kepada POS-KUPANG.COM, kakek Ahmad mengatakan, ia amat bersyukur atas semua perhatian dan bantuan yang terima. 

Baca juga: Ketua DPRD Ende : Jika Lidah Melukai Hati Kemana Obat Akan Dicari

"Saya selama ini terima uang, bantuan, dari teman - teman pa Heru, saya tabung, untuk renovasi rumah kami ini," ujarnya.

Meski sudah renta, kakek Ahmad tampak semangat bekerja. Ia sangat termotivasi dengan kehadiran warga dan Bripka Heru.

Sementara itu, Bripka Heru, mengaku kagum dengan perjuangan kakek Ahmad. Menurutnya, penderitaan kakek Ahmad dan keluarga berat, namun meraka tetap berusaha.

"Saya bangga, kakek Ahmad punya semangat tanpa menyerah untuk rawat cucunya. Meski hidup terbatas di rumah reyot, dirinya tetap tegar. Tuhan kirim orang-orang baik para donatur untuk membantu kakek achmad," kata Bripka Heru.

Heru menceritakan, untuk membantu kakek Achmad dan cucunya, awalnya dia memosting kondisi kehidupan kakek Ahmad di media sosial.

"Saya posting di medsos, eh ternyata ada rekan-rekan wartawan  juga ikut menulis dan mempublikasikan," ungkapnya.

Baca juga: Gunung Iya di Ende Flores NTT Terbakar

Dari situlah, kata Heru, , banyak donatur yang berkomunikasi dengannya menawarkan bantuan bagi kakek Ahmad.

"Ada dari dokter, polisi,PLN, Ibu Byangkari dan banyak yang saya tidak bisa sebut. Semoga Tuhan membalas jasa baik semuanya," ucap Heru.

Karena rumah sedang diperbaiki, Kakek Ahmad dan keluarga saat ini rela tidur di dapur. (*)

Berita Ende Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved