Breaking News:

Berita Pendidikan

Terkait Polemik SMTK Arastamar, Agus Nggiku : Kita Tidak Bisa Intervensi

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten TTS, Agus Nggiku mengaku, tidak bisa melakukan intervensi guna menyelesaikan polemik yang terjadi di SMTK Ar

Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
pk/dion kota
SMTK Arastamar, Nulle 

Laporan Reporter Pos-Kupang. Com, Dion Kota 

POS-KUPANG.COM | SOE - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten TTS, Agus Nggiku mengaku, tidak bisa melakukan intervensi guna menyelesaikan polemik yang terjadi di SMTK Arastamar. Pihaknya akan meminta kepada Yayasan dan Potifar Pinis untuk segera menyelesaikan polemik tersebut.

" Kita tahu persoalan yang terjadi di SMTK Arastamar tapi kita tidak bisa intervensi. Takutnya nanti dinilai kita berpihak pada salah satu pihak. Masalah yang terjadi di SMTK Arastamar merupakan konflik internal sehingga kita tegaskan kepada yayasan agar segera diselesaikan," ungkap Agus saat ditemui POS-KUPANG.COM, 6 Oktober 2021 di ruang kerjanya.

Terkait Yayasan mana yang sebenarnya menaungi SMTK Arastamar Agus mengatakan, pihaknya tidak mengurus persoalan yayasan mana yang sah menaungi sekolah tersebut. Pihaknya hanya memastikan jika KBM tetap berjalan sehingga anak-anak tidak dikorbankan.

" Sekolah mau bernaung di yayasan mana itu hak sekolah kita tidak urus itu. Yang penting ada yayasan yang mengaunginya. Kita hanya pastikan KBM tetap jalan soal yayasan itu hak sekolah," jelasnya.

Baca juga: PON XX Papua, Usai Libas Babel 2 : 0, Kontingen Dauble Putri Sepak Takraw Sulteng Melaju ke 8 Besar

Dirinya meminta agar Potifar Pinis dan Ketua Ya Sabas TTS, Margarita D.I. Ottu, M.Pd.K untuk menurunkan ego dan amarah sehingga bisa duduk bersama menyelesaikan persoalan tersebut. 

" Kunci menyelesaikan persolan ini ada di Potifar dan ketua yayasan. Kalau mereka mau duduk bersama pasti masalah bisa selesai," sarannya.

Diberitakan sebelumnya, Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMTK Arastamar Soe berlangsung tidak maksimal di tengah Konflik antara Yayasan Setia Arastamar Bagi Bapa Surgawi (Ya Sabas) dan mantan Kepala Sekolah Potifar Pinis. Pantauan POS-KUPANG.COM, Kamis 30 September 2021 sekitar pukul 11.00 WITA, tidak nampak adanya aktivitas KBM di dalam kelas. Para siswa nampak duduk bersantai di luar kelas dan ada juga yang duduk santai di dalam kelas. 

Baca juga: Ini Kontestan Babak 6 Besar Sepak Bola Putra PON XX Papua 2021, Siapa Berhak Maju Semifinal ?

Tidak terlihat adanya guru di dalam kelas. 

Beberapa saat kemudian, muncul seorang ibu guru bernama Ani Bako yang memanggil para siswa kelas XI untuk masuk ke dalam kelas. Terlihat tak sampai 15 siswa di dalam kelas tersebut. Tak lama kemudian, Ani meminta para siswa untuk mengumpulkan tugas.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved