Berita Kota Kupang
Perlu Dukungan APBD Kota Kupang untuk Pembangunan Ekowisata Mangrove
pembangunan pariwisata untuk peningkatan obyek wisata di Kota Kupang sangat dibutuhkan.
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM, KUPANG -- "Walaupun pembangunan destinasi wisata di hutan mangrove atau ekowisata mangrove itu tidak dengan APBD Kota Kupang, namun perlu adanya dukungan APBD Kota Kupang," .
Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Mokrianus Lay, Selasa 5 Oktober 2021.
Moris sapaan akrab Mokrianus dimintai tanggapannya terkait pembangunan Ekowisata Mangrove di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima.
Menurut Moris, pada prinsipnya DPRD Kota Kupang, Komisi II mendukung upaya pembangunan yang baik di Kota Kupang dan berkaitan dengan pembangunan ekowisata mangrove itu tentu sangat diharapkan adanya dukungan APBD Kota Kupang.
"Memang ini proyek dari APBN, namun untuk mendukungnya perlu juga APBD Kota Kupang," kata Moris.
Baca juga: Rumah Pohon di Kantor Gubernur NTT Pikat Warga Kota Kupang
Dijelaskan, pembagunan ekowisata mangrove di Oesapa Barat itu juga diharapkan bisa berdampak pada ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang.
"Kami dukung pembangunan Ekowisata Mangrove di Oesapa Barat. Asalkan pembangunan itu bisa perhatikan kelestarian lingkungan dan juga berdampak pada ekonomi kreatif masyarakat," katanya.
Lebih lanjut dikatakan, pembangunan pariwisata untuk peningkatan obyek wisata di Kota Kupang sangat dibutuhkan.
Namun yang harus diperhatikan adalah kelestarian lingkungan hidup (environmental sustainability). Selain itu harus bisa memberi kontribusi bagi ekonomi kreatif.
Dikatakan, pembangunan ekowisata mangrove itu menggunakan dana dari pusat karena itu sangat diharapkan tujuan akhir pembangunan itu bisa memberi manfaat bagi warga sekitar.
Baca juga: DPRD Kota Kupang Ingatkan Pemkot Cek Kepemilikan Tanah di Kawasan Mangrove Oesapa
"Tentu kita semua berharap, pembangunan itu tidak hanya wow saja, tetapi harus berdampak pada ekonomi rakyat setempat. Pembangunan ekowisata itu juga juga diharapkan bisa menjadi icon baru pariwisata Kota Kupang," katanya.(*)