Tips Sehat
Mual, Lemas, Sesak Napas, Pingsan, Gejala Penyakit Jantung Bocor? Ini Cara Penanganan yang Tepat
Mual, Lemas, Sesak Napas hingga pingsan, Gejala Penyakit Jantung Bocor? Ini cara penanganan yang tepat
Mual, Lemas, Sesak Napas, Pingsan, Gejala Penyakit Jantung Bocor? Ini Cara Penanganan yang Tepat
POS-KUPANG.COM- Jantung Bocor memang tidak seseram Penyakit Serangan Jantung.
Namun jika tidak ditangani dengan tepat, Jantung Bocor bisa menyebabkan kematian.
Karena itu, kenali sejak dini gejala penyakit Jantung Bocor.
Lalu seperti apa gejala penyakit Jantung Bocor? Apa itu Jantung Bocor?
Baca juga: Jaga Kesehatan Jantung dan Cegah Kanker Dengan Konsumsi Buah Jambu Air Secara Rutin
Benarkah Mual, Lemas, Sesas napas hingga Pingsan gejala penyakit Jantung Bocor?
Simak penjelasan dokter berikut ini.
Untuk diketahui, Jantung bekerja keras setiap saat, berdetak lebih dari 100 ribu kali dan memompa darah sekitar 2.000 galon per hari.
Banyak di antara kita yang tak begitu memikirkan organ yang amat penting ini, hingga muncul masalah yang membahayakan.
Salah satunya, Jantung Bocor.
Baca juga: Jantung Berdebar, Gejala Penyakit Jantung? Simak Penjelasan Ahli
Yang dimaksud dengan Jantung Bocor yakni terganggunya fungsi katup jantung sehingga darah tidak mengalir sempurna.
Dikutip dari Primayahospital, berikut Gejala Penyakit Jantung Bocor:
Kebanyakan pasien jantung bocor kronis tidak memperhatikan gejala apa pun dalam jangka waktu lama. Jika kebocoran makin parah, gejala baru akan muncul.
Gejala ini pun akan bertambah dan lebih sering terjadi seiring dengan waktu, contohnya:
Sulit bernapas/sesak napas
Pembengkakan pada kaki atau tungkai atas
Mual-mual
Denyut jantung meningkat
Jantung berdebar-debar (palpitasi)
Merasa lelah atau lemas yang tak seperti biasa
Pusing
Pingsan
Dada terasa nyeri seperti ditekan
Batu-batuk, terutama saat malam hari
Berat badan bertambah drastis
Sebagian besar pasien tidak mengalami gejala lantaran kebocorannya belum parah.
Ketika sudah parah, jantung mesti bekerja lebih keras untuk menjaga darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi beredar di seluruh tubuh.
Otot jantung terpaksa untuk bekerja melebihi ambang batasnya.
Kerja ekstra ini dalam jangka waktu tertentu bisa merusak otot jantung.
Penyebab Jantung Bocor
Masalah jantung bocor bisa terkait dengan pertambahan usia, kelainan bawaan bayi sejak dalam kandungan, atau penyakit jantung.
Penyebabnya antara lain:
Katup jantung tak berkembang sempurna ketika masa kehamilan
Tekanan darah tinggi
Penyakit jantung reumatik (katup jantung rusak akibat demam reumatik yg seringkali prosesnya sedari anak2 yg tidak disadari, dan memberat saat dewasa)
Peradangan akibat infeksi pada selaput dalam jantung atau endokarditis
Kelainan jaringan ikat jantung
Pada ibu dengan penyulit dalam proses persalinan/melahirkan normal
Penyakit degenerative (proses penuaan sel tubuh)
Penyakit infeksi tertentu
Adapun faktor yang dapat meningkatkan risiko orang terkena jantung bocor termasuk:
Ada masalah jantung bocor dalam riwayat keluarga (faktor genetik)
Pernah mengalami serangan jantung (akibat penyakit penyumbatan jantung koroner)
Punya penyakit jantung
Mengalami demam reumatik
Lahir dengan penyakit katup jantung bawaan
Fungsi katup menurun seiring dengan pertambahan usia
Ibu dengan anak yg banyak (proses persalinan normal dengan penyulit dan berkali2). (*)