Breaking News:

Berita TTU

Hingga September,  Kabupaten  TTU Kuras 11 Miliar untuk Penanganan Covid-19

pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara sampai periode September, telah menguras anggaran Covid-19 tahun 2021 sebesar 11 Miliar lebih.

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/Dionisius Rebon
Pose Bupati, Wakil Bupati TTU, Kadis Kesehatan dan pihak RSU Leona Kefamenanu dan pimpinan OPD, serta pengurus PMKRI Cabang Kefamenanu pasca klarifikasi, Selasa, 14/09/2021. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU- Pemerintah Daerah Kabupaten Timor Tengah Utara sampai periode September, telah menguras anggaran Covid-19 tahun 2021 sebesar 11 Miliar lebih.

Demikian disampaikan Bupati Timor Tengah Utara, Drs. Juandi David, dalam jumpa pers laporan penggunaan anggaran Covid-19 Kabupaten Timor Tengah Utara yang digelar pada, Selasa, 14/09/2021.

Dikatakan Juandi, dari total anggaran 45 Miliar lebih yang dianggarkan untuk penanganan Covid-19 Kabupaten TTU,  Pemda melalui OPD terkait telah menghabiskan 11 Miliar lebih.

Apabila anggaran tersebut tidak terpakai tuntas, maka akan dikembalikan ke kas Pemda  menjadi Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) untuk kepentingan daerah.

Baca juga: PT LIB Sebut 11 Tim Mengajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Liga 2, Kita Verfikasi Lapangan

"Kalau tahun 2021 dia naik lagi (angka Covid-19) berarti kita masih menggunakan dana itu untuk 2022," tukasnya.

Menurut Juandi, pencairan anggaran Covid-19 melalui beberapa mekanisme yang cukup ketat. Pasalnya mesti dilakukan proses verifikasi oleh TAPD untuk memastikan tidak ada penambahan volume  anggaran tersebut.

Pada kesempatan tersebut sebanyak 5 OPD yang memaparkan penggunaan anggaran Covid-19 tahun 2021 yakni; RSUD Kefamenanu, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial dan Satpol PP.

Plh Direktur RSUD Kefamenanu dr Derry Fernandes  menyampaikan, realisasi anggaran covid-19 yang diberikan kepada RSUD Kefamenanu sepanjang tahun 2021 sebesar Rp 3.096.022.246. Dari jumlah tersebut, besaran anggaran yang telah terpakai sebanyak Rp 2.960.897.938 dan anggaran yang tersisa pada kas RSUD Kefamenanu sebesar Rp 135.194.308.

Ia menuturkan, anggaran tersebut dipakai untuk tiga kegiatan besar, yakni; kegiatan utama berupa belanja keburtahan pasien; obat-obatan, bahan medis habis pakai, oksigen, dan makan-minum. Selain itu, anggaran tersebut juga dimanfaatkan untuk kegiatan penunjang seperti listrik, air, kebersihan Rusunawa, bahan bakar minyak, serta honor atau tunjangan resiko bagi petugas kesehatan yang melakukan pelayanan terhadap pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU Thomas Laka mengatakan, penganggaran dana DPT untuk Dinas Kese- hatan untuk pencegahan dan penanganan covid-19 di TTU pada tahun 2021,  sebesar Rp 223.695.000. Hingga bulan September 2021, pada tahap I total anggaran yang diserap sebesar Rp. 519 59.000 dan tahap 2 sebanyak Rp 649.950.000. Dengan demikian, total penyerapan sampai pada minggu kedua Bulan September sebesar Rp 1.108.543.000. *)

Bagi Thomas, anggaran tersebut digunakan untuk operasional Laboratorium Kesehatan Daerah dengan rincian mengantar wab untuk pemeriksaan PCR, belanja alat dan bahan untuk petugas mdis,  belanja alat dan bahan untuk tempat karantina di BLK dan LBK, Pos o perasional kegiatan vaksinasi Covid-19, operational tim data dan operasional promosi kesehatan. 

Sementara itu, Kepala Dinas Soslal Kabupaten TTU Pace Dami mengatakan, anggaran untuk duna corid yaru diperuntukkan bagi Dinas Sosial sebesar Rp 214.000.000. Dari jumlah tersebut, anggaran yang telah terealisasi sebesar Rp.136.433.000. 

Pace menerangkan, Dinas Sosial tidak hanya menangani pasien yang meninggal, tetapi juga melayani pengadaan air bersih di Rusunawa, LBK dan BLK.(CR5)

Berita TTU Lainnya :

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved