Breaking News:

Berita NTT

Vaksin Dosis I di NTT Sudah 25 Persen

Perkembangan vaksinasi dosis I bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur ( NTT) sudah mencapai 25 persen

Editor: Kanis Jehola
DOK POS-KUPSANG.COM
Kepala Dinas Kesehatan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT, Messerasi Ataupah 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Perkembangan vaksinasi dosis I bagi masyarakat di Nusa Tenggara Timur ( NTT) sudah mencapai 25 persen. Jumlah ini tersebar di hampir semua kabupaten dan Kota di NTT per tanggal 12 September 2021.

Kepala Dinas Kesehatan dan Catatan Sipil provinsi NTT, Messe Ataupah, mengatakan, jumlah vaksinasi ini diperuntukan bagi beberapa sasaran yakni masyarakat umum, lansia, remaja, nakes dan pelayan publik.

"Karena ini vaksinasi makin baik terkait ketersediaannya, sehingga perencanaan vaksinasi dilapangan akan jauh lebih baik lagi," katanya, Senin 13 September 2021.

Namun demikian, dia meminta fasilitas kesehatan (faskes) untuk tetap memastikan ketersediaan vaksin agar layanan vaksin bagi masyarakat di daerah setempat berjalan lancar.

Baca juga: Vaksinasi Dosis I di TTU Capai 25.816 orang

Selain itu, ada juga laporan yang diterima dinas kesehatan NTT, terkait dengan adanya kesulitan mengajak masyarakat. Hal ini terjadi di kabupaten Sabu Raijua. Messe Atupah meminta penjabat di wilayah setempat terus mengedukasi masyarakat agar terlibat dalam vaksin.

Sementara itu, informasi juga disampaikan kadis Messe, terkait vaksinasi dosis II di NTT. Ia menyebut, vaksin dosis II sudah mencapai 21 persen, sehingga dibutuhkan kerja keras dari semua pihak untuk mempercepat proses vaksinasi.

Daerah tertinggi perolehan vaksinasi yakni Kota Kupang dengan 51 persen dosis I. Messe menyebut, Kota Kupang terbantu dengan hadirnya berbagai pihak ketiga dalam percepatan vaksinasi. Sementara itu, untuk wilayah dengan capaian vaksin terendah berada di Sabu Raijua dan Malaka berada dibawa angka 20 persen.

Ia menerangkan, stok vaksinasi terus mendapat tambahan dari kementrian kesehatan (Kemenkes). Untuk itu, faskes dan pejabat ditiap daerah diminta untuk terus memberi edukasi dan layanan vaksinasi bagi masyarakat.

Baca juga: Vaksinasi Dosis I SDM Kesehatan di Kabupaten Mabar Mencapai 94, 18 Persen

Ia juga menegaskan, pola jemput bola harus dilakukan tiap organisasi perangkat daerah untuk percepatan vaksinasi. Messe Atupah menekanan agar daerah tidak terlalu berharap dengan pihak ketiga untuk vaksin.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved