Breaking News:

Parodi Situasi

Parodi Situasi: Sekolah Tatap Muka

"Bukankah kamu sedang mengajar?" "Wah, penampilanmmu berantakan. Rambut acak-acakan, baju tidur, belum mandi lagi."

Editor: Kanis Jehola
Dok Pos-Kupang.Com
Logo Pos Kupang 

POS-KUPANG.COM- "Bukankah kamu sedang mengajar?" "Wah, penampilanmmu berantakan. Rambut acak-acakan, baju tidur, belum mandi lagi."

"Bilang saja ada masalah teknis, kamera tidak bisa on. Jadi murid kelihatan semuanya dan saya boleh santai dulu aaah!"
***
Begitulah Jaki dan Rara dua orang guru ini sungguh menyedihkan hati Benza. Kirim tugas jam sepuluh malam dan wajibkan muridnya sudah kirim jawaban jam delapan pagi keesokan harinya. Bicara hanya sepuluh menit langsung beri tugas dan wajibkan murid kerjakan saat ini juga dan harus kirimkan hasilnya begitu jam sekolah online selesai. Makan pulsa data tanpa harga.

"Apakah kalian berdua ini guru?" tanya Benza.
"Ya," jawab Jaki dan Rara bersamaan. "Kenapa?"

Baca juga: SMAN 2 Kupang Menunggu Instruksi Sekolah Tatap Muka

"Kalian kirim kembali hasil kerja para murid dan dilengkapi catatan kepada setiap murid apa yang mesti dipertahankan, apa yang mesti diperbaiki, dan apa yang perlu diperjuangkan lagi?"

"Waaah mana sempat!" Jaki menguap sebelum menjatuhkan kepalanya di atas meja. Sunyi. Para murid sedang mengerjakan tugas dari tempatnya masing-masing.

"Urus diri sendiri saja susah, bagaimana bisa mengurus orang lain?" sambung Rara sambil menguap dan menjatuhkan kepalanya di sisi Jaki.

Mau pilih yang mana? Sekolah atau belajar tatap muka secara langsung di dalam kelas ataukah online di dalam HP atau laptop? Setelah hampir dua tahun online, tentu pilihan tatap muka langsung disambut dengan hati gembira sebagian besar orang; juga enggan dan juga sedih bagi sebagian yang lain.

Baca juga: Persiapan Sekolah Tatap Muka, SMPK St. Yoseph Naikoten Buat Pemetaan Siswa dalam Ruang Kelas

***
"Biarkan keduanya tidur," kata Nona Mia. "Jangan lupa bangunkan lima belas menit sebelum waktu belajar berakhir. Kita upayakan agar para murid tidak ikut tertidur karena guru keasyikan tidur sambil matikan kamera."

"Kasian Jaki Rara," Benza sulit menyembunyikan rasa kecewanya.
"Kenapa?" tanya Nona Mia.

"Satu hal yang hebat dari covid ini adalah kita bisa pelajari karakter orang lain. Sifat asli langsung ketahuan. Bagi saya online atau offline, tidak tatap muka atau pun tatap muka seorang guru adalah guru. Tanggung jawabnya untuk mencerdaskan murid tidak berubah."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved