Breaking News:

Berita Sikka

GMNI Sikka Demo Penanganan Covid-19 di Maumere

Aksi demo penanganan Covid-19 menggoyang Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis, 9 September 2021 pagi

Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
DEMO-Aksi demo GMNI Sikka soal penanganan Covid-19 di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis, 9 September 2021 pagi. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Aksi demo penanganan Covid-19 menggoyang Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Kamis, 9 September 2021 pagi. Aksi demo ini dilakukan GMNI Cabang Sikka yang turun ke jalan melakukan orasi di RSUD Maumere, Dinkes Sikka da DPRD Sikka.

Dalam tuntutanya, GMNI Sikka membeberkan beberapa kajian dan temuan dalam proses penanganan wabah corona yang melanda Sikka.

Rilis terkait demo dari GMNI Sikka yang diperoleh wartawan di Maumere, Kamis, 9 September 2021 pagi ada enam poin tuntutan.

Pertama, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk meminta Pihak RSUD TC. Hillers Maumere harus bertanggung jawab terhadap bukti rekam medis pasien yang tidak diberikan kepada pasien ataupun pihak keluarga.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sikka, Meninggal 74 , Sembuh 3.601 lalu Terkonfirmasi Positif 4.136

Kedua, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk meminta pihak RSUD Maumere mengklarifikasi atas tindakan tenaga kesehatan yang tidak mengenakan APD COVID-19 ketika melayani pasien Covid-19.

Ketiga, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk meminta pihak RSUD Hillers Maumere harus mengklarifikasi mengapa pihak keluarga yang kontak erat pasien CovidD-19 tidak dilakukan tracing.

Keempat, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk mendesak Bupati Sikka untuk mencopot Direktur RSUD TC Hillers Maumere dan dokter utama penanganan pasien Covid-19 Sikka dari jabatannya.

Kelima, GMNI Sikka mendesak Pemda Sikka, DPRD dan Bupati Sikka untuk segera membangun ruangan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di Sikka.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sikka, Sudah 4 Warga Meninggal Dunia

Keenam, GMNI Sikka mendesak DPRD Sikka untuk mendesak Satgas Covid-19 Sikka agar bertanggung jawab dan mengevaluasi secara holistik mekanisme pelayanan dan penanganan Covid-19 di Sikka yang telah mengalami krisis kepercayaan sehingga merugikan masyarakat secara psikologis, ekonomi dan aspek pendidikan.

GMNI Sikka meminta enam tuntutan mereka harus disikapi jika tidak maka maka GMNI akan menggerakkan massa yang lebih besar untuk untuk mendatangi dan menempati gedung DPRD Sikka sebagai representasi masyarakat Sikka yang gagal menjalankan tugas dan fungsinya serta menyegel gedung tersebut hingga tuntutan direalisasikan.

Jalannya demo GMNI sebelum ke RSUD Maumere, Dinkes dan DPRD Sikka dikawal aparat Polres Sikka yang berjaga di rute yang dilalui para pendemo.

Saat di DPRD Sikka, GMNI Sikka diterima Ketua DPRD Sikka, Donatus David, Wakil Ketua DPRD Sikka, Yoseph Karmianto Eri dan anggota DPRD Sikka, Yohanes Don Bosko dan Wenseslaus Wege. (*)

Baca Berita Sikka Lainnya

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved