Rabu, 15 April 2026

Berita Kota Kupang

Wakil Wali Kota Kupang Sebut PPKM Bisa Turun Level, Ini Penjelasannya

disusul Kelurahan Oepura 36, Fatululi 25, Kayuputih 24 dan kelapa Lima 24 kasus. Kelurahan ini masuk dalam zona merah.

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Hermanus Man, Walkot Kupang 

Wakil Wali Kota Kupang Sebut PPKM Bisa Turun Level, Ini Penjelasannya

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, mengatakan penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarkatan (PPKM) di Kota Kupang berpotensi turun level jika semua kelurahan telah berada di zona orange atau kuning.

Hermanus menjelaskan, potensi penurunan level ini dilihat dari bertambahnya zona kuning dan orange dalam catatan kasus aktif covid-19.

Dia menegaskan selama masih ada wilayah zona merah, Pemkot belum bisa menurunkan level PPKM.

"Kalau merah sudah turun ke orange atau kuning mungkin bisa diturunkan," katanya, Rabu 1 September 2021.

Resiko dari diturunkan level ini, juga harus dilihat dengan potensi wilayah yang sewaktu-waktu bisa berubah zonasinya. Dia mengatakan, efuoria yang berlebihan dari kebijakan tersebut juga bisa berdampak buruk.

Dalam rilis data perkembangan covid-19 tanggal 31 Agustus 2021, sebaran kasus menurut kelurahan, Sikumana memiliki 44 kasus atau tertinggi, disusul Kelurahan Oepura 36, Fatululi 25, Kayuputih 24 dan kelapa Lima 24 kasus. Kelurahan ini masuk dalam zona merah.

Baca juga: JNE dan Puskesmas Kota Kupang Gelar Vaksin untuk Karyawan dan Pelanggan

Sementara kelurahan Mantasi memiliki nol kasus atau kawasan zona hijau. Dan diketahui juga 15 kelurahan di Kota Kupang berada di zona kuning atau memiliki kasus aktif dibawa Lima. 

11 kelurahan lainnya juga saat ini dilaporkan berada dalam zona orange atau memiliki kasus aktif dibawa angka 10. Sedangkan sisa kelurahan lainnya masuk dalam kawasan zona merah atau diatas 10 kasus.

Dikutip melalui website kupangkota.go.id dan covid19.nttprov.go.id  31 Agustus 2021, disebutkan juga sebanyak 445 orang  saat ini sedang melakukan isolasi mandiri.

Keseluruhan pasien ini didominasi pasien dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 332 dan laki-laki 323 orang.

Sejauh ini total kasus tercatat sebanyak 14.465 kasus atau bertambah 45 orang dan pasien sembuh sebanyak 13.497 atau bertambah 93 orang. Sedangkan pasien yang masih dirawat diketahui sebanyak 655 atau berkurang 91 orang.

Untuk angka kematian juga dilaporkan hingga akhir Agustus 2021 tercatat sebanyak 365 kematian dengan rincian meninggal dengan konfrimasi positif sebanyak 313 orang, suspek 14 dan Probable 38 orang.

Baca juga: Laporan Cipayung Kota Kupang Soal Dugaan Pesta Pejabat di Semau Ditolak Polda NTT

Kecamatan Maulafa memiliki kasus terbanyak yakni sebanyak 189 kasus, diikuti kecamatan Oebobo 158 kasus, Kelapa Lima 109 kasus, Kota Raja 82 kasus, Alak 64 dan Kota Lama 53 kasus. (*)

Berita Kota Kupang Terkini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved