Melanggar PPKM Level 4, Tak Patuh Prokes, Ratusan Anak Muda di Kupang Dihukum Push Up

Melanggar PPKM Level 4 dan Tak Patuh Prokes, Ratusan Anak Muda di Kupang Dihukum Push Up.

dok sat pol pp kota kupang
Kegiatan operasi PPKM Level IV Kota Kupang itu dimulai sekitar jam 18.00 Wita itu dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si di wilayah Kota Kupang. 

POSKUPANG.COM, KUPANG - Melanggar PPKM Level 4 dan Tak Patuh Prokes, Ratusan Anak Muda di Kupang Dihukum Push Up.

Ratusan anak muda itu terjaring dalam operasi penertiban Perberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Kupang.

Ratusan anak muda yang terdiri dari laki-laki dan perempuan ini berkumpul dan menikmati keindahan pantai pasir panjang. Dan kebanyakan dari mereka tak mematuhi protokol kesehatan atau prokes.  

Kepala Satpol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si mengatakan, anak-anak muda dimaksud akhirnya terjaring dalam operasi PPKM Level 4.

"Kejadian ini sempat viral. Kami operasi di belakang tanggul on the rock Hotel. Ada anak-anak yang berkumpul lebih dari 100 orang. Saya tidak marah, saya panggil mereka dan tanya tujuan mereka kumpul disana," jelas Rudi.

Dan karena mereka melanggar prokes dan PPKM Level 4 maka kami memberikan pembinaan kepada mereka.

Menurut Rudi, pihaknya kemudian memisahkan mereka menjadi dua kelompok, kelompok laki-laki dan kelompok perempuan.

Kelompok laki-laki diberikan pembinaan fisik, push up dan kelompok perempuan kami minta polwan yang menangani pembinaannya.  Lalu setelah itu, mereka disuruh pulang ke rumah masing-masing.

Kegiatan operasi PPKM Level IV Kota Kupang  dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si di wilayah Kota Kupang.
Kegiatan operasi PPKM Level IV Kota Kupang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si di wilayah Kota Kupang. (dok sat pol pp kota kupang)

"Sanksi itu tidak menyiksa ya, itu hanya olahraga dan mereka akhirnya mengatakan tobat tidak akan datang lagi kumpul-kumpul kerumunan di tempat itu selama masa PPKM di Kota Kupang," kata Rudi.

Rudi menambahkan, dalam operasi PPKM level 4 di Taman Tagepe dan Pantai Warna Oesapa, Gugus Tugas Kota Kupang juga menemukan masyarakat yang masih berkerumun dan tidak taat prokes.

Operasi PPKM Level 4 untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Taman Tagepe dan Pantai Warna Oesapa itu dilakukan pada Senin (30/8/2021) malam.   

Saat itu, piahknya langsung melakukan penertiban dan menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan atau prokes sekaligus mensosialisasikan SE Walikota Kupang yang baru.

Kepada pemilik usaha diberikan peringatan agar tidak membuka usaha diatas jam 20.00 Wita.

Hal ini sesuai dengan aturan dalam surat edaran Walikota Kupang nomor 062/2021 tentang perpanjangan PPKM.   

"Khusus di Taman Tagepe hampir setiap malam dalam operasi PPKM penertiban ramai pengunjung. Kemudian di tempat wisata pantai warna itu juga masih banyak orang yang berkumpul dan ada musik disana," kata Rudi.

Menurut Rudi, dalam penertiban itu pihaknya selalu berlaku humanis agar tidak timbul bentrok berupa adu mulut atau adu fisik antara anggota satpol pp dengan masyarakat.

"Kita harus akui bahwa masyarakat Kota Kupang haus hiburan. Tapi saat diterapkan PPKM Level 4, kami Satpol PP bersama tim gugus tugas punya kewajiban untuk terus mengawasi, menertibkan dan menghimbau masyarakat untuk segera bubar dan  tetap mematuhi prokes," kata Rudi.

Rudi menegaskan, sejak dia dilantik sebagai Kastpol PP Kota Kupang, dia bertekad untuk mengubah imej buruk masyarakat terhadap anggota Satpol PP yang arogan, suka marah-marah dan kasar. Hal ini terjadi karena beberapa kasus perkelahian yang melibatkan oknum Satpol PP.     

Kegiatan operasi PPKM Level IV Kota Kupang  dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si di wilayah Kota Kupang.
Kegiatan operasi PPKM Level IV Kota Kupang dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar, S.Sos, M.Si di wilayah Kota Kupang. (dok sat pol pp kota kupang)

Karena itu, Rudi berupaya untuk bisa memperbaiki imej buruk tentang Satpol PP dimaksud. Rudi menerapkan pola humanis dalam operasi-operasi penertiban yang dilaksanakan oleh Satpol PP. 

"Saat saya dilantik jadi Kasat Pol PP tanggal 16 Agustus 2021, saya bilang tugas berat yang menanti saya adalah bagaimana ooperasi penerapan PPKM level 4 itu bisa baik dijalankan oleh Satpol PP. Saya menanamkan prinsip di Satpol PP bahwa saat menghadapi masyaraka, kita Satpol PP tidak perlu berlaku kasar, marah-marah dan arogan," kata Rudi.

Terbukti, selama 2 minggu berjalan, operasi PPKM Level IV untuk mengurangi penyebaran Covid-19 berjalan dengan baik.

"Setiap malam saya bersama teman-teman melakukan operasi PPKM, saya mencoba lakukan hal yang mungkin tidak dilakukan, maaf, oleh kasat-kasat terdahulu. Saat ini saya lakukan pola pendekatan secara humanis," kata Rudi.

Rudi berharap masyarakat Kota Kupang bisa terus menerapkan prokes dalam kegiatan sehari-hari dan mengurangi mobilitas keluar rumah.

Para pelaku usaha juga untuk tidak lagi melayani masyarakat pembeli untuk makan ditempat ketika waktu sudah menunjukkan jam 20.00 wita keatas. (poskupang.com/novemy leo)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved