Breaking News:

Berita NTT

Ketua Asprov PSSI NTT Frans Lebu Raya: Genjot Prestasi

KETUA Asprov PSSI NTT Frans Lebu Raya yakin para calon ketua dan pengurus tentu memiliki program meningkatkan prestasi sepakbola NTT

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DOK
Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya 

POS-KUPANG.COM- KETUA Asprov PSSI NTT Frans Lebu Raya  yakin para calon ketua dan pengurus tentu memiliki program dan strategi masing-masing untuk meningkatkan prestasi sepakbola NTT.

"Calon tentu punya sikap menurut mereka masing masing, kemajuan yang sudah dicapai maupun yang belum dicapai," ujarnya.

Mantan Gubernur NTT itu mengatakan, masyarakat memiliki harapan besar agar persepakbolaan NTT dapat berbicara di level lebih tinggi.

"Kali ini kita berhasil ikut PON, bagi kita sebuah prestasi yang selama ini tidak pernah tercapai. Kita berharap akan ikut PON terus, pada saatnya mencapai juara. Paling tidak sekarang PSSI NTT bisa ikut PON di Papua," katanya.

Baca juga: Ini Alasan Askab Flores Timur Dukung Fary Francis Jadi Ketua Asprov PSSI NTT

Mengenai pergantian ketua Asprov PSSI NTT, Frans Lebu Raya mengatakan, telah ditetapkan bahwa Musyawarah Biasa di Kupang pada 4 Desember 2021.

"Kita sudah buka pendaftaran para calon yang muncul. Nanti kita lihat dari beberapa orang yang muncul, kita akan melihat mana yang oleh seluruh kabupaten mendapatkan suara terbanyak dengan ketentuan-ketentuannya," imbuh Frans Lebu Raya.

Mantan Ketua Asprov PSSI NTT, Frans Skera mengingatkan PSSI NTT harus berada di tangan orang yang tepat jika ingin sepak bola NTT maju. Menurutnya, orang yang nantinya mengurus PSSI NTT adalah yang "tahu bola" dan profesional mengurus sepak bola.

"Sepakbola kita kalau mau maju harus berada di tangan yang tahu bola, artinya dia tahu bagaimana mengurus satu klub, dia tahu bagaimana me-manage satu klub, dia tahu bagaimana membuat supaya pemain-pemainnya itu jadi baik," tandas Frans Skera, Sabtu (21/8).

Baca juga: Jelang Pemilihan Asprov PSSI NTT, Ketua Askot Sebut Tiga Calon Ini

Ia mengatakan, seorang yang ingin menjadi pemimpin PSSI seharusnya orang yang memang memiliki hobi, menyukai dan mampu mengurus sepak bola serta ingin memajukan daerah melalui sepak bola.

Frans Skera menegaskan, harus ada pembedaan urusan teknis sepak bola dengan urusan politik. "Kita harus membedakan antara urusan teknis bola dengan urusan politik walaupun seringkali susah dibedakan. Tapi kalau mau maju memang bola itu harus diurus oleh orang orang yang profesional suka bola."

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved