Minggu, 3 Mei 2026

Berita Sumba Timur

Gempa Bumi 5.0 SR Guncang Sumba Timur

masyarakat  agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Tayang:
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
TRIBUN BATAM
Ilustrasi Gempa Bumi. 

Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU -- Gempa Bumi berkekuatan 5.0 Skala Richter (SR) terjadi di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi NTT pada Sabtu 28 Agustus 2021.

Gempa ini berpusat di 13 kilometer (km) Barat Daya Waingapu.

BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur merekam telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 5.0 SR yang berpusat di 13 km Barat Daya Waingapu.

Gempa ini terjadi pada pukul 17.41.20 wib atau 18.41.20 wita dengan kedalaman 50 km. Lokasi gempa bumi berada pada 9.76 Lintang Selatan (LS) dan  120.19 Bujur Timur (BT).

Dari data yang diperoleh dari BMKG Stasiun Geofisika Sumba Timur bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, M.Si dalam rilisnya mengatakan, jenis gempa bumi itu adalah gempa tektonik.

Baca juga: 476 Pasien Covid-19 di Sumba Timur Isolasi Mandiri

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,76° LS ; 120,20° BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 12 km arah Barat Daya Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada kedalaman 69 km. 

Menurut Bambang, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas Subduksi Indo-Australia di bawah Pulau Sumba.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun mendatar ( _oblique normal fault_ ).  

Sedangkan dampak dari gempa bumi ini dirasakan di daerah Waingapu III MMI ( *Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan akan truk berlalu* ), Labuan Bajo dan Borong II-III MMI ( *Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang* ).

Baca juga: Ini Penambahan Kasus Positif Covid-19 di Sumba Timur

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. 

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. 

Hingga pukul 19:05 Wita, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( _aftershock_

Beberapa warga Waingapu mengatakan, merasa adanya getaran gempa bumi.

"Kami di Kamalaputi juga rasa gempa walaupun tidak begitu lama," kata Melkianus Umbu.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Tertinggi di Sumba Timur ada di Kota Waingapu

Dikatakan, getaran gempa yang dirasakan tidak begitu lama," kata Umbu.

BMKG juga mengimbau masyarakat  agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah. 

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.(*) 

Berita  Sumba Timur Terkini 
 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved