Berita Manggarai Timur
Dukung Desa Cantik, BPS Matim Gelar Pelatihan Pemutahiran Data Penduduk Berbasis Online
pelatihan ini terkait penggunaan aplikasi pemutahiran data statistik penduduk desa yang berbasis online
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG--Dalam rangka mendukung Desa Cinta Statistik (Cantik), Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Manggarai Timur (Matim) menggelar kegiatan pelatihan penggunaan aplikasi pemutahiran data statistik penduduk berbasis online melalui Aplikasi Website Desa Cantik.
Kegiatan dengan menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 secara ketat ini berlangsung di Aula Kantor Desa Nanga Labang, Kecamatan Borong, Rabu 25 Agustus 2021.
Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan itu, Kepala Desa Nanga Labang, Simplisius Abi Wagut, SE, Kepala Desa Watu Mori, Kondradus Eku, AMd bersama para aparatur sebagai tenaga Operator di desa masing-masing dengan jumlah 20 orang peserta. Kegiatan itu menghadirkan Pemateri dari Natural Komputer Warat, Borong, Fransiskus Y Aga.
Kepala BPS Kabupaten Manggarai Timur, Angela Regina Maria Wea, kepada POS-KUPANG.COM, menjelaskan, pelatihan itu dengan tujuan untuk pemutahiran data penduduk dari desa Cantik. Desa Nanga Labang dan Desa Watu Mori ditetapkan sebagai Desa Cinta Statistik (Cantik) oleh Badan Pusat Statistik Pusat.
Lanjut Angela, BPS baru menetapkan 3 Desa di Provinsi NTT sebagai Desa Cantik dimana dua desa ada di Kabupaten Manggarai Timur yakni Desa Nanga Labang dan Desa Watu Mori. Pihaknya mengharapkan agar ada suport atau dukungan dari Pemerintah Daerah agar semua desa yang ada di Kabupaten Manggarai Timur menjadi Desa Cantik.
"Jadi kalau Desa Cantik Tahun ini hanya bisa tetapkan BPS Pusat 100 desa untuk seluruh wilayah Indonesia, dari jumlah ini NTT hanya tiga desa dua di Manggarai Timur dan 1 desa di Sumba Barat. Ke depan diharapkan ada dukungan dari Pemda sehingga kita bisa replikasikan ke desa-desa lain, sebab keuntungan dari Desa Cantik ini adalah data penduduk real time,"ungkap Angela.
Baca juga: Masyarakat Antusias Ikut Vaksinasi Pesisir di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat
Pemateri Dari Natural Komputer Warat, Borong, Fransiskus Y Aga, menjelaskan, dalam mendukung kegiatan Cinta Statistik di Indonesia, di Kabupaten Manggarai Timur memiliki 2 Desa Cantik sebagai pilot project yakni Desa Nanga Labang dan Watu Mori.
Karena itu, pelatihan ini terkait penggunaan aplikasi pemutahiran data statistik penduduk desa yang berbasis online. Aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi Web Desa Cantik.
Fransiskus menjelaskan, aplikasi itu, secara domain menggunakan Pemda Manggarai Timur, sehingga secara regulasi dibenarkan.
Selain itu, dari segi keamanan Website itu sudah disertifikasi sehingga untuk membukanyapun sudah disertifikasi.
"Untuk statistik tahap pertama menggunakan data statistik penduduk dimana data penduduk ini dimutakhirkan tetapi berbasisnya online sehingga tiap desa ada dua level pengguna yakni pertama Kepala Desa untuk memantau data hasil pemutahiran dan kedua operator desa melakukan pemutahiran data penduduk yang ada di desa dari nama kepala keluarga, alamat, RT/RW, dan keseluruhan biodata penduduk dari penduduk itu,"jelas Fransiskus.
"Hasil akhirnya kita akan mendapatkan data penduduk riil yang berdomisili secara de facto yang ada di desa itu. Dari data itu kita bisa menampilkan hasil secara agregat jumlah penduduk secara keseluruhan, baik jenis kelamin laki-laki maupun perempuan, jenis pekerjaan, Pendidikan dan jumlah data penduduk berdasarkan agama,"tambah Fransiskus.
Baca juga: Tekan Laju Covid-19 di Kabupaten Manggarai Perketat Prokes dan Larang Pesta
Menurut Fransiskus, dalam pemutahiran data penduduk dengan menggunakan aplikasi secara online ini memiliki keuntungan yang besar, dimana pertama dengan menggunakan data sistem online, sehingga setiap saat baik pengambil kebijakan, masyarakat ataupun pengguna data bisa melihat kondisi penduduk di desa itu pada saat itu atau secara real time.
Selain itu, kedua, tidak menggunakan aplikasi android, karena tidak semua operator desa memiliki handphone android yang memorinya cukup untuk menginstal. Hal ini juga untuk menghemat memori, handphone juga tidak digunakan dengan intensitas tinggi.
Ketiga, aplikasi itu tidak dibuka setiap hari, tetapi digunakan pada saat tertentu jika dibutuhkan seperti mutasi penduduk, penambahan jumlah penduduk dan lainnya. Dan keempat, melalui aplikasi ini juga semua orang bisa mengaksesnya jika membutuhkan data penduduk. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pelatihan-pemutahiran-data-statistik-penduduk-secara-online.jpg)